Dunia Kerja Berubah, Idah Syahidah Minta Siswa SMEA Gorontalo Perkuat Keterampilan

Rabu, 2 September 2026 06:43 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Perubahan teknologi dan digitalisasi ikut mengubah kebutuhan dunia kerja. Karena itu, sekolah kejuruan dituntut tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan, kreativitas, karakter, dan kemampuan beradaptasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah saat menghadiri Milad ke-71 SMEA Negeri 1 Gorontalo di Gorontalo, Minggu (31/8/2026). Menurut Idah, perubahan tersebut menjadi tantangan yang harus dipersiapkan sejak siswa masih berada di bangku sekolah.

Ia mengatakan perkembangan teknologi membuat dunia pendidikan perlu terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja. Lulusan sekolah, kata dia, harus memiliki kemampuan yang relevan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu mengembangkan potensi dan menciptakan peluang.

“Teruslah belajar dan jangan pernah takut untuk bermimpi. Manfaatkan kesempatan yang diberikan sekolah dan para guru untuk mengembangkan potensi diri,” ujar Idah.

Baca juga:

Pengendara Nekat Terobos Tenda Hajatan di Jalan Umum, Viral di Media Sosial

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. Kedisiplinan, kreativitas, keterampilan, dan karakter juga perlu berjalan beriringan dengan penguasaan pengetahuan.

Idah menilai perjalanan SMEA Negeri 1 Gorontalo selama 71 tahun menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tersebut memiliki sejarah panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia. Namun, usia panjang sekolah tidak cukup jika tidak diikuti kemampuan untuk merespons perubahan zaman.

“Selamat Milad ke-71 untuk SMEA Negeri 1 Gorontalo. Tujuh puluh satu tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini merupakan perjalanan panjang yang telah melahirkan begitu banyak generasi dan sumber daya manusia yang memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam menghadapi perubahan tersebut. Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membimbing siswa dalam mengembangkan potensi dan membangun karakter.

Selain sekolah dan guru, Idah mendorong alumni untuk tetap terhubung dengan almamater. Menurutnya, pengalaman alumni dapat menjadi sumber pembelajaran sekaligus membuka jejaring bagi siswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.

Baca juga:

Appi Bersama Tito Karnavian & Maruarar Sirait Serahkan Empat Rumah Gratis bagi Keluarga Korban Demonstrasi

Momentum milad ke-71, kata Idah, semestinya tidak berhenti pada perayaan usia sekolah. Perjalanan tersebut perlu menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat kesiapan sekolah menghadapi kebutuhan pendidikan dan dunia kerja yang terus berubah.

Ia berharap SMEA Negeri 1 Gorontalo dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Semoga semakin jaya, semakin hebat, dan terus melahirkan generasi-generasi terbaik untuk Gorontalo dan Indonesia,” ujar Idah.

Pewarta: Sugai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *