Anwar Hafid Lantik 96 Pengurus DPP MIPI 2026–2031, Siap Perkuat Peran Strategis Pemerintahan Berbasis Ilmu

Sabtu, 25 April 2026 17:22 WITA | Lukman Hakim

Infoo24jam,- Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (DPP MIPI), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., resmi melantik jajaran lengkap kepengurusan DPP MIPI periode 2026–2031. Prosesi pelantikan tersebut digelar di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Anwar Hafid yang juga menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah itu mengukuhkan sebanyak 96 orang pengurus. Dalam struktur kepengurusan, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si ditetapkan sebagai Ketua Harian, Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si sebagai Sekretaris Jenderal, dan Adhiguna Nugraha Yusuf, S.STP., M.Si sebagai Bendahara Umum.

(Prosesi Pelantikan DPP MIPI oleh Ketua Umum, Dr. H. Anwar Hafid, MSi., di Ballroom Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu 25 April 2026.)

Selain itu, turut mengisi jajaran pengurus sejumlah tokoh akademisi dan praktisi, di antaranya Prof. Rosi Lambelanova, Dr. Ir. Ika Sartika, M.T., Drs. James R. Pualillin, M.Si, serta jajaran kesekjenan seperti Dr. Syarif Makmur dan Dr.(c). Hikma M. Asli, S.Pd.T. Pada unsur bendahara terdapat Darmawati, M.Tr.IP., Selpiah Sappe, S.STP., M.Tr.IP., dan Dr. J. Dairul, M.Si. Sementara posisi Ketua Departemen diisi oleh sejumlah nama, termasuk Dr. Frans Dione, M.Si.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum awal untuk menghimpun kekuatan dan mengonsolidasikan energi organisasi dalam menjalankan peran strategis MIPI.

Baca juga:

IP Xpose Indonesia: Satu Dekade Transformasi DJKI, Pelayanan Berbasis Digital

“Pelantikan ini adalah langkah awal untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada. MIPI harus hadir sebagai organisasi yang mendorong lahirnya pemerintahan unggul dan mampu mensejahterakan rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengaku optimistis memimpin MIPI yang dihuni banyak profesor, ilmuwan, dan tokoh berpengaruh. Menurutnya, kekuatan intelektual tersebut menjadi modal besar untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Saya percaya MIPI memiliki kapasitas besar. Kita akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk menjadikan organisasi ini lebih bermanfaat dan berdampak luas,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal DPP MIPI, Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si berharap MIPI mampu berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademik dan praktik pemerintahan, sehingga mampu menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Selain itu, MIPI juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam mendorong terwujudnya pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“MIPI harus tampil sebagai kekuatan intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi negara, baik melalui pemikiran strategis maupun keterlibatan aktif dalam proses pembangunan. Dengan begitu, MIPI dapat menjadi rujukan utama dalam pengembangan ilmu pemerintahan sekaligus mitra kritis bagi pemerintah,” ungkapnya.

Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat penting, di antaranya Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Prof. (H.C.) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Hj. Reny Lamajido, serta Ketua Umum PB PORDI Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si. Hadir pula unsur Forkopimda Sulawesi Tengah.

Suasana acara semakin khidmat dengan kehadiran Ibu Sry Nirwanti Bahasoan yang mendampingi Anwar Hafid di kursi VVIP. Turut hadir pula Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si yang juga menjabat sebagai Ketua DPW MIPI Sulawesi Utara.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I MIPI Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum MIPI, didampingi jajaran pimpinan organisasi serta Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Ir. Ika Sartika, M.T.

Baca juga:

Dukungan Cabor Terus Mengalir, H. Ismail Maju Calon Ketua KONI Makassar

Rakernas ini diharapkan menjadi forum strategis dalam merumuskan program kerja MIPI ke depan, guna memperkuat peran organisasi dalam pembangunan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *