Dwi Sasono Tantang Diri Perankan Ayah Temperamental di Film Jangan Buang Ibu

Selasa, 9 Juni 2026 18:51 WITA | Lukman Hakim

Makassar, Infoo24jam – Aktor Dwi Sasono menunjukkan sisi berbeda dalam film terbaru berjudul Jangan Buang Ibu yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026. Dalam film produksi Leo Pictures tersebut, Dwi memerankan sosok ayah yang keras, temperamental, dan kerap menjadi sumber konflik dalam keluarga.

Melalui trailer terbaru yang telah dirilis, karakter yang diperankan Dwi digambarkan sering membentak, mengeluarkan kata-kata kasar, hingga melakukan kekerasan fisik kepada anggota keluarganya.

Penampilan tersebut cukup mengejutkan publik mengingat selama ini Dwi dikenal sebagai figur keluarga yang hangat dan dekat dengan anak-anaknya di kehidupan nyata.

Meski memerankan karakter yang terkesan antagonis, Dwi menilai sosok ayah dalam film tersebut memiliki lapisan emosi yang lebih kompleks. Menurutnya, karakter tersebut sebenarnya menyimpan harapan besar agar anak-anaknya tidak mengalami kegagalan yang pernah ia rasakan.

“Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal seperti dia,” kata Dwi Sasono.

Baca juga:

Musprov Buntu, SC–OC Menghilang, Sekjen PORDI Tegaskan PB Ambil Kendali

Menurut Dwi, tantangan terbesar dalam memerankan tokoh tersebut adalah menghadirkan sisi kemanusiaan dari seorang ayah yang terlihat keras di permukaan, tetapi sebenarnya memiliki ketakutan dan kekecewaan yang mendalam terhadap hidupnya sendiri. Film Jangan Buang Ibu sebelumnya telah memperkenalkan kisah perjuangan seorang ibu dalam membesarkan ketiga anaknya melalui trailer pertama.

Namun pada trailer terbaru, fokus cerita diperluas dengan menampilkan dampak psikologis yang dialami anak-anak akibat minimnya kasih sayang dan kehadiran seorang ayah dalam keluarga.

Baca juga:

LLDikti Wilayah XVI Gelar Monev Kinerja Hibah Penelitian dan Pengabdian di Gorontalo

Salah satu tokoh yang menjadi perhatian adalah Tria yang diperankan oleh Saputra Kori. Karakter tersebut diceritakan tumbuh tanpa mengenal sosok ayahnya sejak masih berada dalam kandungan. Kondisi itu membuat Tria menjalani masa remaja yang penuh gejolak. Ia kerap terlibat masalah di lingkungan sekolah dan harus berjuang menghadapi berbagai tekanan dalam hidupnya.

Namun berkat kasih sayang dan keteguhan sang ibu, Tria perlahan berusaha memperbaiki diri dan menemukan arah hidup yang lebih baik.Dwi juga membagikan pandangannya mengenai hubungan antara orang tua dan anak. Ia menilai setiap anak memiliki jalan hidup yang tidak bisa sepenuhnya ditentukan oleh orang tuanya.

“Saya percaya anak-anak saya itu bukan milik saya, tapi mereka itu milik semesta. Saya percaya setiap kelahiran punya misinya masing-masing,” ujarnya.

Dengan mengangkat tema keluarga yang dekat dengan realitas masyarakat, Jangan Buang Ibu diharapkan mampu menghadirkan refleksi tentang pentingnya peran ayah dan ibu dalam membentuk karakter anak. Film ini akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *