Tolong Rawat Adik Saya, Ibu Meninggal Saat Melahirkan : Bayi Perempuan Ditinggal Bersama Surat Pilu di Pejaten

Rabu, 4 Maret 2026 00:34 WITA | Lukman Hakim

Infoo24jam,Jakarta Selatan – Warga Pasar Minggu digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang masih hidup di dalam tas belanja, Selasa (3/3/2026) pagi. Bayi mungil itu ditemukan tergeletak di atas gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, Jakarta Selatan.

Saat tas tersebut dibuka, bukan hanya bayi yang ditemukan. Di dalamnya turut terselip satu kotak susu bayi, tisu basah, sepasang sarung tangan kecil, serta secarik kertas berisi pesan menyayat hati.

Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Anggiat Sinambela membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, bayi diperkirakan baru berusia sekitar dua hari.

“Perkiraan usia bayi sekitar dua hari, mengacu pada surat yang ditemukan bersama korban,” ujar Anggiat saat dikonfirmasi.

Baca juga:

Pertalite Tercampur Air di SPBU Klaten, Belasan Kendaraan Mogok dan Viral di Medsos

Surat itu ditulis oleh seorang anak berinisial Z (12), yang mengaku sebagai kakak sang bayi. Dalam pesannya, Z menuliskan bahwa ibu mereka meninggal dunia saat proses persalinan. Ia pun memohon kepada siapa pun yang menemukan adiknya agar berkenan merawat bayi tersebut dengan penuh kasih sayang.

“Adik saya lahir 2 Maret 2026,” demikian penggalan isi surat tersebut.

Kondisi bayi dilaporkan dalam keadaan hidup saat ditemukan. Warga yang pertama kali mengetahui keberadaan tas itu langsung melapor ke pihak kepolisian. Petugas kemudian mengevakuasi bayi untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.

Baca juga:

Puasa Integritas : Menjaga Demokrasi Tanpa Transaksi

Polisi kini tengah mendalami kasus tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian sedang diperiksa guna mengungkap siapa yang meletakkan tas berisi bayi itu di gerobak.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap dan pihak-pihak yang terlibat,” kata Anggiat.

Peristiwa ini menyisakan tanda tanya besar sekaligus keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Di balik tas belanja sederhana yang diletakkan di gerobak nasi uduk, tersimpan kisah pilu tentang kehilangan, kepanikan, dan harapan seorang anak yang ingin adiknya tetap hidup dan dirawat dengan baik.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *