Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

Infoo24jam,-Gorontalo – Kehadiran Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (DPP MIPI) mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi. Salah satunya datang dari Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Ramansyah, yang menilai MIPI memiliki peran strategis dalam memperkuat kajian dan praktik ilmu pemerintahan di Indonesia.
Ramansyah menyampaikan apresiasinya atas eksistensi dan langkah DPP MIPI yang dinilai mampu menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah. Menurutnya, keberadaan organisasi ini sangat penting dalam mendorong pengembangan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berbasis keilmuan.
“Keberadaan DPP MIPI merupakan angin segar bagi dunia akademik dan praktik pemerintahan. Ini menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan, memperkuat riset, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Ramansyah.

Tak hanya itu, Ramansyah juga mengapresiasi keterlibatan Gubernur Sulawesi Tengah yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP MIPI, serta Guru Besar IPDN, Prof. Mansyur Achmad, yang dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal DPP MIPI. Menurutnya, komposisi kepemimpinan tersebut menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi.
“Keterlibatan kepala daerah sebagai Ketua Umum dan akademisi sekaligus Guru Besar sebagai Sekjen menunjukkan bahwa MIPI diisi oleh figur-figur yang memiliki kapasitas dan pengalaman kuat, baik di ranah praktik maupun akademik,” tambahnya.
Ia juga berharap MIPI tidak hanya aktif di tingkat pusat, tetapi mampu memperluas jangkauannya hingga ke daerah-daerah, termasuk Provinsi Gorontalo. Menurutnya, kehadiran MIPI di daerah akan membuka peluang besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pemerintahan.
“Harapannya, MIPI bisa berkembang sampai ke tingkat daerah. Gorontalo tentu sangat membutuhkan kehadiran organisasi seperti ini untuk memperkuat kapasitas akademik dan praktik pemerintahan yang lebih inovatif dan responsif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ramansyah menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi seperti MIPI dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis lahir berbagai solusi berbasis riset yang dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat.
Kehadiran dan penguatan jaringan MIPI di berbagai daerah diharapkan menjadi katalisator dalam menciptakan pemerintahan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.