Bimtek Ratusan Lurah, Munafri: Semua Harus Menghasilkan Harmoni Nada yang Sama

Jumat, 3 Oktober 2025 18:26 WITA | Lukman Hakim

MAKASSAR, INFOO24JAM, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi kegiatan Transformasi Kapasitas untuk lurah se-Kota Makassar di Aula Sipakatau Balaikota Makassar, Jumat (3/10/2025).

Dalam sambutannya, Munafri menekankan bahwa Bimtek ini adalah langkah awal menyatukan persepsi dan meningkatkan kapasitas ratusan lurah yang baru saja dilantik. Ia menegaskan peran lurah sangat vital karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Munafri menjelaskan bahwa bimtek bukan sekadar agenda seremonial, tetapi forum strategis untuk menyelaraskan langkah seluruh lurah agar program pemerintah berjalan seragam dan tidak ditafsirkan berbeda-beda di lapangan.

“Saya tidak mau ada yang fals, ini ibarat orkestra. Semua harus menghasilkan harmoni nada yang sama,” tegas Munafri.

Lebih lanjut, Munafri menekankan sejumlah poin utama mulai dari pola pelayanan publik, transformasi digital, sistem pengadaan barang/jasa, hingga penguatan leadership.

Menurutnya, pelayanan publik harus tersampaikan dengan sempurna, sementara digitalisasi harus dimanfaatkan untuk mempermudah, bukan mempersulit pelayanan masyarakat dan pekerjaan di sektor kelurahan.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan dan kehadiran lurah di tengah masyarakat. Menurutnya, wibawa lurah bukan hanya diukur dari jabatan, tetapi juga dari keseriusan hadir mendengar dan menyelesaikan persoalan warga.

Baca juga:

FGD Bahas Model Pembiayaan dalam Transisi Menuju Net Zero Emission pada Sektor Kesehatan di Gorontalo

“Tidak harus glamor, tapi jangan asal-asalan. Kehadiran kita harus memberi kesan serius dan peduli,” jelasnya.

Lebih jauh, Munafri menyoroti soal integritas sebagai nilai utama yang wajib dijaga. Para lurah dituntut untuk menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, pelayanan publik yang maksimal, dan komitmen penuh dalam menyelesaikan persoalan warga di wilayah masing-masing.

“Jabatan bisa hilang, rumah bisa hilang, kendaraan bisa hilang. Tapi integritas jangan pernah hilang, sengaja maupun tidak. Saya tidak pernah main-main soal integritas,” tegasnya.

Munafri berharap bimtek dan retreat ini dapat menjadi ruang interaksi yang produktif. Ia menekankan agar lurah tidak cukup hanya mendengar materi, tetapi harus aktif berinteraksi, berdiskusi, dan mencari solusi nyata dari persoalan di tengah masyarakat.

“Kalau hanya mau mendengar, cukup bikin rekaman lalu diputar. Tapi yang kita harapkan adalah interaksi yang bisa memecahkan masalah,” tandasnya.

Ia menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa kinerja lurah akan diukur dari indikator kerja yang jelas dan adil sementara evaluasi menanti di belakang. (Andi)

Baca juga:

Kanwil Kemenham Sulsel Gelar Sosialisasi Aplikasi PRISMA di PT Tirta Sukses Perkasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *