Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

SIDOARJO, INFOO24JAM – Proses evakuasi hari keenam pasca-ambruknya mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, masih terus berlangsung hingga Sabtu (4/10/2025) sore.
Di tengah cuaca panas dan tumpukan reruntuhan bangunan, alat berat terlihat terus bekerja menyingkirkan puing-puing, sementara Tim SAR gabungan berjibaku tanpa henti mencari korban yang masih tertimbun.
Hingga sore ini, total korban yang tercatat mencapai 167 orang. Dari jumlah tersebut, 16 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 104 orang selamat. Adapun 47 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia tercatat 14 orang, namun pada hari keenam ini bertambah dua korban setelah tim berhasil mengevakuasi jenazah di sektor A2.
“Total terdapat dua korban yang berhasil diekstraksi pada hari keenam di sektor A2,” ujar Direktur Operasi BNPB, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, Sabtu (4/10/2025).
Menurut Yudhi, kedua korban ditemukan pada pukul 14.35 WIB dan 16.15 WIB. “Proses evakuasi berlangsung sangat hati-hati mengingat struktur bangunan yang masih labil,” tambahnya.
Berdasarkan data lapangan, sebanyak 29 korban berhasil dievakuasi langsung oleh petugas, sementara sisanya melakukan evakuasi mandiri sebelum area mushala benar-benar ambruk.
Suasana haru masih menyelimuti lokasi, terutama di sekitar posko utama pencarian dan identifikasi korban, di mana keluarga para santri terus menunggu kabar.
Hingga malam hari, lampu sorot alat berat masih menyala terang, menandakan semangat pantang menyerah dari seluruh unsur tim penyelamat. Proses pencarian diperkirakan akan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil ditemukan.