Pengurus Resmi Dikukuhkan di Solo, Ketua Umum PWI Pusat : Persatuan Adalah Kunci

Minggu, 5 Oktober 2025 07:24 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, SOLO – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk periode 2025-2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Monumen Pers Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/10/2025). Pengukuhan ini menandai berakhirnya fase dualisme kepengurusan yang hampir membekukan organisasi selama dua tahun.

Acara yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid dan Wakil Menteri Kominfo (Wamenkominfo) Nezar Patria ini mengusung semangat rekonsiliasi dan persatuan.

Rekonsiliasi dan Akhir Dualisme

Dalam pidatonya, Ketua Umum PWI terpilih, Akhmad Munir, menegaskan bahwa lokasi pengukuhan di Monumen Pers dipilih karena simbolisme persatuan dan perjuangan para pendahulu. Ia mengakui organisasinya sempat mengalami stagnasi akibat dualisme.

“Hampir dua tahun kita mengalami stagnasi, pemerintah dan stakeholder kebingungan bagaimana cara menyatukan. Hampir semua PWI di provinsi dan kabupaten/kota lumpuh,” ujar Munir. “Persatuan adalah kata kunci bagi kita semua.”

Harapan yang sama disampaikan Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, yang berharap tidak ada lagi pengelompokan berdasarkan nama-nama sebelumnya. “Tidak ada lagi kelompok Pak HBC, tidak ada lagi kelompok Pak Zul… Yang ada Geng Munir,” harapnya.

Pemerintah Klaim Tidak Intervensi

Baca juga:

Leaders Institute dan FAMM Indonesia Gelar Camping Solidarity untuk Sambut IWD 2025

Menteri Meutya Hafid dalam sambutannya mengapresiasi proses rekonsiliasi yang berjalan demokratis tanpa intervensi pemerintah. Ia bercerita bahwa setelah dilantik sebagai menteri, ia didatangi para senior wartawan untuk membicarakan penyatuan PWI.

“Lalu kemudian dari diskusi itu kita simpulkan bahwa dengan menghormati independensi pers Indonesia, maka pemerintah akan menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini,” ungkap Meutya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memposisikan diri hanya sebagai “orkestrator” yang mendampingi proses dengan sangat hati-hati. Menurutnya, momentum pengukuhan ini harus menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali arti penting pers bagi kebenaran dan persatuan bangsa.

Komitmen dan Susunan Pengurus

Sebelum dikukuhkan, seluruh jajaran pengurus yang dipanggil satu per satu menyatakan kesediaannya mengemban amanah. Munir menegaskan komitmen PWI untuk mewujudkan kehidupan pers yang merdeka, profesional, bermartabat, dan berpegang pada kode etik jurnalistik.

Susunan pengurus periode 2025-2030 yang dikukuhkan terdiri dari berbagai bidang, komisi, departemen, dan direktorat. Beberapa nama kunci dalam kepengurusan ini antara lain:

Baca juga:

Mahasiswa KKN PMM Tutup Pengabdian di Desa Iluta dengan Nobar dan Galeri Foto

  1. Ketua Umum: Akhmad Munir
  2. Sekretaris Jenderal: Zulmansyah Sekedang
  3. Bendahara Umum: Marthen Selamet Susanto
  4. Dewan Penasihat: diketuai oleh Suryopratomo dengan anggota seperti Karni Ilyas dan Dahlan Iskan.
  5. Dewan Kehormatan: diketuai oleh Atal S. Depari.

Struktur organisasi juga mencakup bidang-bidang khusus seperti Bidang Multimedia dan ITBidang Pembelaan & Pembinaan Hukum, serta direktorat seperti Direktorat Anti Kekerasan Wartawan dan Direktorat Satgas Anti Hoax, yang menunjukkan respons PWI terhadap tantangan jurnalisme modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *