Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

MAKASSAR, INFOO24JAM.id – Inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Butung dilakukan Komisi B DPRD Makassar usai menerima keluhan terkait parkiran di areal pasar.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail mengatakan, banyak hal yang dipertanyakan oleh warga, salah satunya soal tidak dilibatkannya PD Pasar Makassar Raya untuk penarikan retribusi.
“Banyak aspirasi yang masuk tentang bagaimana statusnya pasar Butung, makanya kita turun apalagi ini menjelang lebaran banyak suara yang masuk tentang parkirannya,” ungkap Ismail, Jumat (21/3/2025) kemarin.
Warga juga mengeluhkan terkait parkiran Pasar Putung yang semrawut dan tidak teratur.
“Warga juga mengeluh karena banyak mobil yang berkeliaran depan Pasar Butung yang semberawut,” katanya.
Hasil sidak tersebut, kata Ismail, akan dijadikan bahan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan pengelola Pasar Butung dan PD Pasar Makassar Raya nantinya.
“Berdasarkan hasil sidak ini, ternyata bahwasanya PD Pasar Makassar Raya belum pernah menerima apapun dari Pasar Butung padahal PAD Kota Makassar ada di sini,” imbuhnya.
“Sebenarnya ada perjanjian antara pemerintah kota dan pengelola Pasar Butung, dalam mengatasi masalah perparkiran ini,” sambung Ismail.
Terkait sistem perparkiran, Ismail mengungkapkan, dari hasil sidak, ditemukan banyak parkir liar yang menjamur bermunculan, utamanya di luar area Pasar Butung di 10 hari menjelang lebaran.
“Itu yang mau kita tertibkan semua, makanya tadi kita panggil seluruh direksi PD Parkir karena asprisasi yang masuk banyak pengendara yang mengeluh tentang tarif parkir yang cukup tinggi. Dan ternyata itu dilakukan oleh jukir-jukir liar,” tandasnya.
Ismail berharap dari adanya sidak ini pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahan ini agar tidak menimbulkan banyak para jukir liar dan sistem parkir di Pasar Butung bisa tertata dengan rapi. (**)