Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Diskusi Hukum Tematik Bulanan Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta ketajaman analisis hukum jajaran pengawas pemilu pada masa non-tahapan.
Pada pelaksanaan perdana, tema yang diangkat adalah “Politik Uang dengan Modus Digital (E-Wallet): Tantangan Pembuktian Formil dan Materil”. Topik tersebut dipilih sebagai respons atas perkembangan praktik politik uang yang mulai memanfaatkan teknologi digital, sehingga memunculkan tantangan baru dalam aspek pembuktian hukum.
Kegiatan ini secara resmi diluncurkan oleh Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono. Dalam arahannya, ia mengapresiasi inisiatif Bawaslu Provinsi Gorontalo yang menghadirkan ruang diskusi hukum secara berkelanjutan.

Totok menekankan pentingnya literasi dalam membangun kemampuan analisis hukum yang tajam. Menurutnya, keterampilan menganalisis dan menafsirkan regulasi perlu terus diasah dan didukung oleh penguatan literasi. Ia menyebut semakin luas literasi yang dimiliki, semakin baik pula kualitas analisis hukum yang dihasilkan.
Selain itu, ia mengingatkan agar setiap gagasan yang muncul dalam diskusi tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang berkontribusi pada perbaikan demokrasi. Ia juga menyoroti pentingnya membahas isu-isu strategis pascapelaksanaan Pemilu dan Pemilihan bersama pihak-pihak yang memiliki kapasitas, guna memperoleh masukan konstruktif bagi konsolidasi demokrasi ke depan.
Diskusi tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo Nikson Entengo. Peserta kegiatan terdiri atas Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota serta jajaran sekretariat bidang Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Hukum se-Provinsi Gorontalo.
Melalui diskusi tematik yang akan digelar rutin setiap bulan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo berupaya memperkuat kapasitas kelembagaan pengawasan pemilu, khususnya dalam menghadapi dinamika pelanggaran berbasis teknologi digital.