DPR

Reses Hari Kelima, Warga Tammua Minta Sekolah SMP ke Ketua Komisi B DPRD Makassar

Jumat, 14 Maret 2025 22:47 WITA | admin

MAKASSAR, INFOO24JAM.id – Reses hari kelima, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Ismail, yang digelar di Jalan Wali Songo Lorong Anggur Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo ramai dihadiri warga.

Kendati lokasi reses diguyur hujan menjelang pembukaan kegiatan, namun, warga terlihat antusias menyambut kedatangan wakilnya di DPRD Makassar itu.

Kelurahan Tammua merupakan basis suara Ismail saat pemilihan legislatif pada 2024 lalu. Maka itu, warga berharap, Ismail bisa meneruskan aspirasi mereka ke tingkat kebijakan.

Salah satu tokoh masyarakat lorong Anggur, Burhan Mampu mengatakan, warga kelurahan Tammua saat ini membutuhkan sekolah negeri setingkat SMP di wilayahnya.

Kata Burhan, mereka kesulitan memasukkan anaknya di sekolah negeri lantaran terhalang jarak.

“Di kelurahan Tammua, Rappokalling dan Rappojawa tidak ada sekolah SMP negeri, ada sekolah setingkat itu tapi swasta, masyarakat mau anaknya sekolah di negeri, banyak sekolah negeri tetapi di luar kelurahan, jauh dan biasanya pihak sekolah memprioritaskan menerima anak didik yang satu wilayah dengan sekolah tersebut,” beber Burhan.

Di samping itu, air bersih dan drainase kata dia juga masih menjadi persoalan utama masyarakat kelurahan Tammua. Ia berharap Ismail, bisa mendorong dinas terkait agar menangani hal tersebut.

Baca juga:

Polisi Ungkap Motif Penganiayaan dengan Sajam di Kos Ceria

“Drainase juga butuh pengerukan, ada yang sudah hampir 1 meter sedimennya, tidak pernah dikeruk, kita berharap pak dewan bisa teruskan ini ke pihak terkait,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ismail berjanji akan meneruskan seluruh Aspirasi warga ke tingkat paripurna.

Ia bahkan meminta warga untuk mendatanginya ke kantor DPRD Makassar apabila aspirasi yang disampaikan gagal di teruskan ke tingkat kebijakan.

Tentu kata Ismail, seluruh permintaan masyarakat butuh proses, pasalnya, pemerintahan MULIA baru berjalan setelah penetapan APBD Pokok 2025, sehingga ia memprediksi, program prioritas MULIA seperti baju seragam gratis, iuran sampah gratis dan air bersih baru akan terlaksana setelah penetapan APBD Perubahan 2025.

Baca juga:

Siswa Disabilitas Netra Lanjut Kuliah di Fakultas Pendidikan Luar Biasa

“Saya berjanji akan membackup aspirasi masyarakat Tammua. Tetapi saya minta warga bersabar, pak wali baru dilantik setelah anggaran pokok disahkan, jadi mohon bersabar, semua akan ditunaikan,” ucap Ismail. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *