Bawa Banyak Siswa, Bentor di Gorontalo Ditertibkan Polisi

Selasa, 15 September 2026 02:06 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota menertibkan becak motor (bentor) yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas, termasuk sejumlah siswa, saat kegiatan penertiban lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Gorontalo, Senin (14/9/2026).

Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan sejumlah siswa memenuhi bagian penumpang bentor. Selain duduk di kursi, beberapa siswa terlihat berada di bagian tempat kaki hingga bagian belakang kendaraan.

Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang karena kendaraan digunakan melebihi kapasitas yang seharusnya.

Petugas kemudian memberikan edukasi kepada pengemudi dan meminta sebagian penumpang turun. Para penumpang selanjutnya diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain.

Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota AKP Nurmaya Kasim mengatakan, penertiban dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Keselamatan berlalu lintas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Kami tidak melarang mencari rezeki, tetapi aturan keselamatan harus diutamakan,” ujar Nurmaya saat dihubungi Tribun Gorontalo.

Menurut Nurmaya, bentor memiliki kapasitas yang telah diperhitungkan sehingga tidak seharusnya digunakan untuk mengangkut penumpang secara berlebihan.

Baca juga:

Resmi di Gelar, Makassar Coop Space Cooperative Expo 2025 Jadi Semangat Koperasi Merah Putih

Kelebihan muatan, kata dia, dapat memengaruhi kestabilan kendaraan, terutama ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak atau melintasi tikungan.

“Bentor itu didesain untuk kapasitas tertentu, bukan untuk mengangkut penumpang berdesak-desakan hingga membahayakan kestabilan kendaraan,” jelasnya.

Selain menertibkan bentor yang membawa penumpang melebihi kapasitas, petugas juga menemukan sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan kaca spion saat melintas di sekitar Mapolresta Gorontalo Kota.

Pengendara tersebut diminta memasang kembali kaca spion kendaraannya. Petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kelengkapan kendaraan untuk menunjang keselamatan saat berkendara.

Nurmaya mengatakan, pendekatan humanis masih menjadi langkah awal yang diterapkan polisi dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas.

“Kami sudah memberikan teguran humanis dan edukasi kepada para pengemudi yang melanggar. Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran serupa yang berulang dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, tentu kami akan mengambil tindakan sanksi tilang,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi bentor, tidak memaksakan membawa penumpang dalam jumlah berlebihan demi mengangkut lebih banyak orang dalam satu perjalanan.

Menurutnya, keselamatan pengemudi dan penumpang harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.

Baca juga:

Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota Tebar Berkah Ramadan di Enam Titik Strategis

Pewarta: Saad Sugai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *