Transformasi Literasi Media melalui Pelatihan Produksi Konten Digital di Era Komunikasi Modern

Sabtu, 25 April 2026 08:20 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO — Perkembangan media digital yang semakin pesat mendorong pentingnya kemampuan komunikasi yang efektif di kalangan generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi produksi konten digital di SMA Negeri 1 Tapa, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan siswa ini tidak hanya berfokus pada praktik pembuatan konten, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang ekosistem media digital, jenis-jenis konten, hingga strategi komunikasi yang efektif di era modern.

Hadir sebagai narasumber, Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UNG, Ramansyah, S.Sos., M.I.Kom, menekankan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia berkomunikasi secara signifikan. Menurutnya, era digital menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan, sehingga literasi digital menjadi kunci utama.

Baca juga:

Tusuk Bakso Lukai Mata Siswa, Polres Gowa: Unit PPA Sudah Lakukan Penanganan

“Media digital tidak hanya mempercepat arus informasi, tetapi juga menuntut kemampuan berpikir kritis dan etika dalam berkomunikasi. Tanpa itu, dampak negatif seperti penurunan kualitas informasi dan pelanggaran hak cipta bisa terjadi,” ujarnya dalam pemaparan materi.

Dalam sesi materi, peserta dikenalkan pada lima elemen penting komunikasi digital, yakni komunikator, pesan, media, komunikan, dan umpan balik. Kelima unsur ini menjadi dasar dalam menciptakan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga tepat sasaran.

Selain itu, siswa juga diajak memahami berbagai jenis media sosial dan karakteristiknya, mulai dari platform berbasis jejaring, berbagi foto, audio, hingga video seperti YouTube dan TikTok. Pemahaman ini dinilai penting agar konten yang dibuat dapat disesuaikan dengan platform dan audiens yang dituju.

Lebih lanjut, materi juga menyoroti strategi pembuatan konten yang efektif, seperti menentukan tujuan komunikasi, mengenali target audiens, menggunakan teknik storytelling, serta mengemas pesan yang ringkas namun bernilai. Penggunaan visual yang menarik, relevan, serta pemanfaatan tagar dan platform yang tepat juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan konten.

Tidak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung, mulai dari pembuatan skrip, konsep konten, teknik tampil di depan kamera, hingga desain poster dan penulisan caption. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti sesi tantangan yang menguji kreativitas mereka dalam membuat konten.

Baca juga:

Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi UNG Bahas Peran APBN dalam Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Salah satu panitia menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan yang relevan di era digital. “Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna media, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta aktif dan sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat mendorong peningkatan literasi digital serta membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *