Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo — Memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) yang jatuh pada 29 Juni 2025, pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Dalam momentum ini, perhatian khusus diberikan pada fenomena pernikahan dan kelahiran di usia muda, khususnya di Provinsi Gorontalo.
Keluarga ibarat akar pohon meski tak terlihat, keberadaannya menjadi penyangga utama kehidupan. Melalui keluarga, seseorang pertama kali belajar tentang nilai, tanggung jawab, dan cinta. Namun, kondisi keluarga di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan, terutama terkait perempuan yang menikah dan melahirkan sebelum usia 19 tahun.

Berdasarkan data yang dirilis BKKBN Provinsi Gorontalo, angka pernikahan dan kelahiran usia dini masih tergolong tinggi. Fenomena ini dinilai berisiko terhadap kesehatan ibu dan anak, serta berdampak pada kualitas kehidupan keluarga secara keseluruhan.
Melalui kampanye edukatif dan infografis yang disebarluaskan, BKKBN mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya usia ideal menikah dan melahirkan. Cinta kepada keluarga, kata mereka, tidak cukup hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dengan melindungi generasi muda dari praktik-praktik yang berisiko terhadap masa depan mereka.
Dengan semangat Hari Keluarga Nasional 2025, mari bersama membangun keluarga Indonesia yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Karena keluarga bukan hanya tempat kita lahir dan tumbuh, tetapi juga pondasi utama dalam menciptakan masa depan bangsa.