PORDI Sulsel Cetak 60 Wasit Berlisensi, ToT Digelar di Makassar Hadirkan Instruktur Pusat

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WITA | Lukman Hakim

Infoo24jam-Makassar,-Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Selatan komitmen dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme olahraga domino kembali ditunjukkan secara nyata. Melalui kegiatan Training of Trainers (ToT), PORDI Sulsel sukses mencetak 60 wasit domino yang siap memperkuat standar pertandingan di berbagai daerah.

Kegiatan strategis ini dijadwalkan berlangsung pada 12–14 April 2026 di Hotel MaxOne, Makassar, dengan menghadirkan peserta dari 24 Pengurus Daerah (Pengda) PORDI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan serta jajaran pengurus tingkat provinsi.

Para peserta mendapatkan pembekalan intensif, mulai dari pendalaman aturan permainan, teknik memimpin pertandingan, hingga etika dan profesionalitas sebagai wasit. Kehadiran delegasi dari seluruh daerah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan standar pertandingan hingga ke pelosok Sulsel.

Baca juga:

Upah Pekerja Akhirnya Dibayar, Kader KOMRAD Sujud Syukur Usai Aksi di Depan Dupli

Ketua PORDI Sulsel, Dr. Ir. Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan bahwa pelaksanaan ToT ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan langkah serius dalam mentransformasi domino menjadi olahraga prestasi yang diakui secara luas.

“Kami tidak main-main. Seluruh pemateri didatangkan dari Jakarta agar peserta mendapatkan ilmu langsung dari sumbernya. Output dari ToT ini akan melahirkan wasit berlisensi Level II, yang memiliki kompetensi tinggi untuk memimpin pertandingan skala regional,” tegas IAS.

Ia juga menambahkan, kehadiran wasit berlisensi di setiap daerah akan mempermudah pengda dalam menggelar kompetisi tanpa harus mendatangkan wasit dari luar wilayah.

“IAS juga memastikan output ToT akan memudahkan pengda-pengda dalam menjalankan pertandingan tanpa ketergantungan pada wasit dari luar daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris PORDI Sulsel, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa antusiasme dari 24 Pengda sangat tinggi dalam menyambut kegiatan ini.

“Dengan kualifikasi Level II, para peserta tidak hanya menjadi wasit, tetapi juga instruktur yang mampu menularkan standar profesionalisme ini di daerah masing-masing,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara instruktur pusat dan semangat kuat dari seluruh Pengda, PORDI Sulsel optimistis langkah ini akan mempercepat pengakuan domino sebagai cabang olahraga profesional di bawah naungan KONI, sekaligus memperkuat fondasi kompetisi yang berstandar nasional di Sulawesi Selatan.

Baca juga:

Menahan Efek Anarkhi: Tanggung Jawab Bersama Negara, Media, dan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *