Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Kendari – Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap bayi berusia 6 bulan menghebohkan publik dan viral di media sosial. Video tersebut pertama kali dibagikan oleh anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam video itu, tampak seorang wanita berambut pirang dengan sengaja merekam dirinya sebelum melakukan tindakan keji. Ia merebut bayi dari pelukan seorang pria, lalu membantingnya ke lantai, hingga terdengar tangisan histeris sang bayi.
“Tolongggg… Di mana ini @divisihumaspolri,” tulis Sahroni di unggahannya sambil menandai akun resmi kepolisian agar segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Kejadian memilukan ini diketahui berlangsung di sebuah kamar kos di Lorong Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelaku, yang belakangan diketahui berinisial PD, bukanlah ibu dari korban, melainkan tante dari ibu bayi tersebut, PA.
Motif Kekerasan
Menurut keterangan pihak Polresta Kendari, motif pelaku melakukan tindakan kekerasan tersebut dilatarbelakangi oleh emosi dan kekecewaan terhadap ibu sang bayi. Sejak bayi itu lahir, PA menitipkannya kepada PD sebelum merantau ke Maluku. Namun, selama mengasuh bayi tersebut, PD mengaku tidak pernah menerima bantuan keuangan dari PA.
“Pelaku merasa marah karena ibu korban tidak pernah mengirim uang untuk biaya hidup anaknya, sementara diketahui sering berfoya-foya di perantauan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakaubun.
Amarah pelaku memuncak hingga berujung pada tindakan keji tersebut. Terlebih, hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa pelaku berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu saat kejadian. Ia dinyatakan positif mengonsumsi methamphetamine dan amphetamine.
Kondisi Bayi Selamat
Setelah kejadian, bayi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, kondisi sang bayi dilaporkan stabil dan dalam keadaan selamat, meski masih menjalani observasi untuk memastikan tidak ada cedera serius atau trauma lanjutan.
Pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum. Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu gelombang kecaman luas dari warganet atas tindakan kekerasan terhadap anak yang sangat tidak berperikemanusiaan.