Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Gorontalo pada Maret 2025 tercatat sebesar 117,13, mengalami kenaikan 4,05 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi di antara 14 provinsi di wilayah Timur Indonesia.
Peningkatan NTP ini didorong oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 6,38 persen, yang lebih tinggi dibanding kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 2,24 persen. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan petani di Gorontalo selama periode tersebut.
Sementara itu, dari seluruh provinsi di kawasan Timur Indonesia, hanya lima provinsi yang mencatatkan kenaikan NTP. Di sisi lain, penurunan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat Daya yang turun hingga 5,50 persen.
Tak hanya itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Provinsi Gorontalo juga mengalami kenaikan sebesar 3,33 persen pada Maret 2025. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran rumah tangga, kecuali pada kelompok pendidikan serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.
Adapun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Gorontalo juga menunjukkan tren positif. Pada Maret 2025, NTUP tercatat mencapai 121,68, naik 6,30 persen dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa usaha tani di Gorontalo semakin menguntungkan, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan input pertanian.