Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO.24JAM.ID, Gorontalo – Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025), berakhir secara damai dan tertib. Uniknya, para demonstran menutup aksi dengan membersihkan sampah di sekitar lokasi.
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Merah Maroon itu memadati kawasan bundaran sejak siang hingga sore hari. Mereka menyuarakan penolakan terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat melalui orasi dan spanduk-spanduk tuntutan.
Aksi berlangsung lancar dan mencapai titik balik setelah sejumlah perwakilan mahasiswa mendapat respons langsung dari pejabat daerah, yakni Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, dan Kapolda Gorontalo.
Usai dialog, para mahasiswa secara sukarela mengumpulkan sampah plastik, botol minuman, dan kertas selebaran yang berserakan. Inisiatif ini menuai apresiasi dari warga yang melintas di kawasan tersebut.
Farwan Manoppo, salah satu peserta aksi dari Fakultas Ilmu Sosial, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita berdiri di sini bukan hanya sekadar mempertontonkan kebolehan berorasi, tetapi juga sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan. Mengingat kesadaran kita akan kebersihan masih perlu ditingkatkan,” ujar Farwan yang juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah.
Melalui aksi simbolis tersebut, ia berharap gerakan mahasiswa tidak hanya memperjuangkan hak rakyat, tetapi juga hak bumi untuk bebas dari pencemaran.
Demonstrasi pun dibubarkan pukul 18.00 WITA dengan kondisi kondusif. Aksi bersih-bersih ini menjadi penanda berakhirnya unjuk rasa tanpa meninggalkan jejak sampah di lokasi.