Rekan Kerja Dishub Dukung Langkah Tegas Wali Kota Makassar Usut Penganiayaan di CPI

Senin, 11 Agustus 2025 19:34 WITA | Lukman Hakim

INFO24JAM.ID, MAKASSAR – Insiden penganiayaan terhadap salah satu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (10/08/2025), terus menuai kecaman keras.

Peristiwa brutal yang diduga dilakukan oleh seorang juru parkir liar ini memantik reaksi geram dari rekan kerja korban.

Dukungan moral datang dari Sulkifli BS, rekan korban, yang mengapresiasi langkah cepat dan tegas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota yang sigap. Kami mendukung penuh sikap tegas Pak Appi. Kejadian seperti ini tidak hanya melukai fisik korban, tapi juga mental semua petugas yang bertugas di lapangan. Kami di Dishub merasa terpukul,” tegas Sulkifli.

Mantan aktivis HMI ini juga menegaskan akan mengawal proses hukum hingga tuntas, mulai dari tingkat kepolisian hingga persidangan.

“Proses hukum ini harus berlanjut. Korban punya bukti kuat sesuai Pasal 184 ayat (1) KUHAP, yakni keterangan korban, saksi, serta petunjuk berupa video penganiayaan yang merekam kejadian tersebut dan sudah viral di media sosial,” ungkapnya.

Baca juga:

Cegah Paham Radikalisme,Densus88 AT Dan Dai Polri Sosialisasi Di PPTQ Ilmul Yaqin

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan nada tegas menyatakan penyesalan mendalam atas aksi pemukulan tersebut. Ia meminta Kapolrestabes Makassar bergerak cepat dan menindak tegas pelaku.

“Tidak boleh ada pembiaran. Kekerasan terhadap petugas Dishub adalah tindakan brutal yang merusak ketertiban kota. Pelaku harus diproses hukum dan tidak boleh mengulangi perbuatannya,” tegas Munafri.

Baca juga:

Viral Rombongan Jamaah Umrah Indonesia Pakai Bunga Matahari di Jilbab, Disorot Fotografer Palestina

Orang nomor satu di Makassar ini juga berjanji memperkuat koordinasi dengan Dishub, PD Parkir, Satpol PP, TNI, dan Polri untuk menertibkan juru parkir liar di titik-titik rawan.

“Atas kejadian ini, saya sudah meminta Kapolrestabes untuk menindak tegas. Jangan sampai hari ini ditangkap, besok sudah keluar lagi, lalu mengulangi perbuatannya. Harus ada efek jera,” tegasnya, Senin (11/08/2025).

Langkah cepat ini menjadi sinyal keras bagi siapa pun yang mencoba mengintimidasi atau menganiaya petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *