Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat perekonomian daerah pada triwulan II-2025 menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, ekonomi Gorontalo mencapai Rp14,525 triliun. Sementara berdasarkan harga konstan 2010, nilainya sebesar Rp8,602 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada triwulan II-2025 terhadap periode yang sama tahun lalu (y-on-y) tercatat sebesar 5,14 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori Industri Pengolahan yang melonjak 13,72 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Ekspor Barang dan Jasa menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 6,70 persen.
Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi Gorontalo tumbuh 1,79 persen. Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicatat oleh Pertambangan dan Penggalian sebesar 18,41 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) naik signifikan sebesar 7,66 persen.
BPS juga mencatat, struktur ekonomi Gorontalo pada triwulan II-2025 masih didominasi oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 36,77 persen terhadap PDRB. Dari sisi pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 61,87 persen.

Di lingkup kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Gorontalo memberikan kontribusi sebesar 2,48 persen terhadap perekonomian regional dengan laju pertumbuhan yang solid di angka 5,14 persen.
Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti mengungkapkan, kinerja positif ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Gorontalo tetap terjaga, meski tantangan ekonomi global masih membayangi. “Penguatan sektor industri pengolahan dan kinerja ekspor menjadi faktor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.