Euforia Juara Persib Bandung Tercoreng Aksi Vandalisme Suporter di Stadion GBLA

Senin, 26 Mei 2025 13:54 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID – Persib Bandung sukses meraih trofi Liga 1 musim 2024/2025 usai mengalahkan Persis Solo dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, euforia kemenangan tersebut tercoreng oleh ulah sejumlah oknum suporter Persib, Bobotoh, yang merusak fasilitas stadion.

Kerusakan terjadi pada bagian rumput lapangan yang dicongkel dan dibawa pulang oleh beberapa oknum suporter sebagai kenang-kenangan. Selain itu, jaring gawang juga ikut dirusak dengan cara digunting.

Menanggapi insiden ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan kekesalannya melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71. Ia mengunggah video yang menunjukkan kondisi rumput stadion pascapertandingan.

Baca juga:

Bacok Warga hingga Kritis, 23 Anggota Geng Motor Diringkus Polisi

“Proses pidana atau barak militer adalah solusi untuk Anda sekalian. Hatur nuhun,” tulis Dedi dalam keterangan unggahannya.

Dedi menegaskan bahwa perayaan kemenangan memang merupakan ekspresi yang wajar, namun tidak dapat dibenarkan jika disertai tindakan anarkis dan perusakan. Ia menyebut tidak ada toleransi terhadap aksi vandalisme yang mencederai fasilitas stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Baca juga:

Satgaswil Densus 88 Sulsel,Ajak FKUB dan INTI Buka Puasa Bersama Ratusan Eks Napiter

“Tunggu aparat segera datang menjemput untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika pelaku terbukti melakukan tindak pidana, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara bagi pelaku yang masih di bawah umur, akan dikenai pembinaan di barak militer agar menyadari kesalahannya.

Pernyataan Dedi Mulyadi pun ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah dalam menindak para pelaku perusakan.

“Penjarakan Pak, terlalu enak kalau cuma dikirim ke barak militer,” tulis akun @ira***.

“Muka sudah jelas, tinggal polisi bertindak. Masih ada ya fans sepak bola senorak ini,” komentar akun @ari***.

“Pak, ini mah proses hukum saja. Udah pada tua, enggak pantas masuk barak,” tulis akun @eri***.

“Katanya suporter kok malah ngerusak,” sahut akun @ayi***.

“Orang-orang seperti ini yang bikin malu klub,” tambah akun @sat***.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *