Aksi Curanmor di Halaman Toko Plastik Gajah Terungkap, Pelaku Dibekuk di Kos-Kosan

Senin, 7 April 2025 06:51 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Aksi pencurian sepeda motor yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran kepolisian. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam, 28 Maret 2025 sekitar pukul 20.25 WITA di halaman Toko Plastik Gajah, Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo ini menyita perhatian publik.

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Dr. Ade Permana S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama apik antara Resmob Raja Bogani Bolmong, Tim Rajawali Polresta Gorontalo Kota, dan Unit Reskrim Polsek Kota Tengah.

Baca juga:

Gubernur Sulsel dan Gubernur Bengkulu Sepakat Kembangkan Potensi Daerah, Jadi Inspirasi Nasional

Berbekal informasi masyarakat, tim mengetahui bahwa sepeda motor yang hilang berada dalam penguasaan seorang warga di Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Tim kami langsung bergerak ke lokasi, dan dengan dukungan dari Resmob Raja Bogani Bolmong, kami berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha M3 warna hijau dengan nomor polisi DM 3798 JO dari tangan seorang pria berinisial RM,” ungkap AKP Akmal, Sabtu (5/4).

Menurut keterangan RM, sepeda motor tersebut dibelinya seharga Rp5.500.000 dari seseorang yang tidak ia kenal.

Tak berhenti sampai di situ, penyelidikan terus dilakukan. Hasilnya, keesokan harinya, Minggu (6/4) sekitar pukul 08.30 WITA, tim Rajawali berhasil menangkap terduga pelaku utama berinisial MRL (24), warga Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolmong Selatan. Ia ditangkap di sebuah kamar kos di Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Baca juga:

FTV Azab Pengoplos BBM Kembali Viral, Netizen Sindir Kasus Korupsi Pertamina

“MRL mengakui telah mencuri sepeda motor milik karyawan toko saat terparkir di halaman Toko Plastik Gajah,” kata AKP Akmal.

Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Polsek Kota Tengah untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta jaringan penadah barang curian di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *