Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, DEMAK – Sebuah video aksi nekat pengemudi Toyota Fortuner yang melawan arus di Jalan Pantura Demak, Jawa Tengah, viral di media sosial. Rekaman yang diunggah akun Instagram @jeparahitzzz itu memperlihatkan mobil SUV hitam melaju di jalur berlawanan saat kondisi lalu lintas tengah ramai.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat Fortuner tersebut terpaksa menepi demi menghindari tabrakan dengan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Setelah menunggu beberapa kendaraan lain melintas, mobil itu kemudian berbelok kanan dan naik ke flyover, yang merupakan jalur keluar Tol Demak-Sayung.
Polisi Bertindak Cepat
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya, langsung merespons kejadian ini dengan menginstruksikan jajarannya untuk menyelidiki dan memburu pengemudi Fortuner yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain. Berbekal nomor pelat kendaraan dan rekaman wajah sopir, polisi segera mengidentifikasi pelaku.
“Kalau pelat kendaraannya sesuai, Insya Allah hari ini kita sudah tahu siapa pemiliknya,” ujar AKBP Ari di Mapolres Demak.
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan pengemudi yang diketahui bernama Harmadi (42), warga Pati, Jawa Tengah. Kepada polisi, Harmadi mengaku panik dan tidak mengetahui arah yang benar saat berkendara menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang.
Alasan Pengemudi: Panik dan Salah Jalan
Dalam keterangannya, Harmadi menjelaskan bahwa dirinya awalnya melaju dari Pati menuju Bandara Ahmad Yani. Namun, saat akan keluar di exit tol Demak-Sayung, ia tidak sadar mengambil jalur yang kembali ke arah Demak. Menyadari kesalahan itu, ia pun terlanjur masuk jalur berlawanan hingga akhirnya menepikan mobilnya sebelum berbelok ke jalur yang benar.
“Saya minta maaf, awalnya tidak tahu jalan, dari bandara malah keluar ke arah yang salah,” ujar Harmadi.
Waka Polres Demak, Kompol Satya Adi Nugraha, menjelaskan bahwa terdapat dua jalur exit di tol Demak-Sayung: satu menuju Demak dan satu lagi ke arah Semarang. Menurutnya, Harmadi yang berasal dari luar kota panik saat salah mengambil jalur dan akhirnya melanggar aturan lalu lintas.
“Sudah kita tilang. Pengemudi ini dari luar kota dan mau ke Semarang, tapi karena panik dan salah jalur, akhirnya nekat melawan arus,” jelas Kompol Satya Adi.
Aksi nekat seperti ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak ragu bertanya jika ragu dengan arah perjalanan, demi keselamatan bersama.