Aksi Nekat ASN di Baubau: Lompat dari Lantai 2, Bergelantungan di Kabel Listrik, Lalu Jatuh

Jumat, 21 Februari 2025 07:24 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, BAUBAU – Warga di kawasan Pantai Kamali, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan aksi nekat seorang pria yang melompat dari lantai dua sebuah hotel dan bergelantungan di kabel listrik. Pria berinisial H (31), yang diketahui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton, menjadi sorotan setelah aksinya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas di Instagram, tampak pria tersebut hanya mengenakan celana dalam saat berdiri di tepi balkon hotel. Setelah mengambil ancang-ancang, ia nekat melompat dan berpegangan pada kabel listrik, bergelantungan di udara dengan tangan kosong. Aksi dramatis ini hanya disaksikan warga sekitar yang merekam kejadian tersebut tanpa memberikan pertolongan.

Baca juga:

Pemkot Makassar Hapus Tarif Toilet Pasar! Warga Kini Bisa Gunakan Gratis Selamanya

Tak berhenti di situ, H kemudian berpindah dengan berpegangan pada tiang listrik dan mencoba mencapai gedung di sebelahnya. Namun, kanopi yang ia injak tiba-tiba ambruk, membuatnya jatuh bebas ke tanah. Warga yang sejak awal menyaksikan aksi itu langsung bergegas mengerumuni dan mengamankan H.

Diduga Depresi Akibat Gagal Seleksi PPPK

Kasi Humas Polres Baubau, Kompol Abdul Rahmat, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin malam (17/2/2025). Pihak kepolisian segera mengamankan H dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa H mengalami depresi setelah gagal dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Muna Barat,” ungkap Kompol Abdul.

Saat ini, H tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Palagimata, Kota Baubau. Pihak keluarga telah datang menjenguk dan memberikan dukungan moral. Setelah mendapatkan perawatan, H diserahkan kepada keluarganya untuk pemulihan lebih lanjut.

Aksi nekat ini menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan mental, terutama bagi individu yang menghadapi tekanan akibat kegagalan dalam karier atau kehidupan pribadi. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar mereka guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Baca juga:

Emak-emak di Kediri Heboh, Datangi Dealer Motor dengan ‘Uang Kertas’ Bertulisan Tangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *