Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM, MAKASSAR – Komite rakyat demokratik ( komrad ) kembali menyoroti kondisi pemuda-pemudi di berbagai wilayah di sulawesi selatan pada sektor pendidikan. Senin, (12/01/26).
Dewan komando komrad, yayat, menyatakan bahwa salah satu prioritas negara bagi rakyatnya adalah keberlangsungan pendidikan bagi pemuda-pemudi indonesia
“Baru-baru ini kami di organisasi mengadakan perekrutan anggota baru yang di dominasi oleh anak-anak putus sekolah dan alhamdulillah sukses terlaksana di kota makassar”. Pungkas yayat
Tambanya, beberapa diantara mereka meluapkan ekspresinya bahwa mereka tidak melanjutkan pendidikan lantaran kondisi ekonomi yang tidak mumpuni
Kata yayat, dinas pendidikan beserta pemerintah kota tentunya harus turut andil untuk mengurai dan memecahkan permasalahan pendidikan bagi pemuda-pemudi yang putus sekolah
Komrad akan melakukan unjuk rasa di beberapa titik salah satunya adalah di depan kantor dinas pendidikan kota makassar terkait kondisi anak-anak putus sekolah
“Yah, kami akan melakukan unjuk rasa soal anak putus sekolah. Tentunya, harapan besar kami adalah pemerintah mewujudkan pendidikan gratis”. Tutur yayat
Yayat juga mengungkapkan, jika beberapa orang diantaranya yang curhat langsung ke kami, mereka mengungkapkan bahwa sangat ingin kembali ke ranah pendidikan tetapi kondisi ekonomi yang tidak memadai
“Teman-teman yang putus sekolah tersebut masih mempunyai niat kembali berpendidikan. Makanya kami minta pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menghadirkan ujian susulan (paket A,B Dan C) secara gratis”. Ucapnya
Komrad menegaskan, bila pemerintah kota/kabupaten beserta dinas terkait tidak mewujudkan tuntutannya, Itu adalah bentuk kegagalan kinerja pemerintahan
“Tuntutan kami sederhana, Kami cuman meminta jaminan pihak terkait untuk gratiskan pendidikan dan jaminkan ujian susulan / paket tanpa pungutan biaya. Cukup teman-teman berhenti bersekolah karena biaya jangan persulit kembali soal biaya”. Tutup yayat