Banyak Pemuda Putus Sekolah di Sulsel, Komrad Minta Ujian Paket A, B, C Digelar Gratis

Senin, 12 Januari 2026 10:33 WITA | Lukman Hakim

INFOO24JAM, MAKASSAR – Komite rakyat demokratik ( komrad ) kembali menyoroti kondisi pemuda-pemudi di berbagai wilayah di sulawesi selatan pada sektor pendidikan. Senin, (12/01/26).

Dewan komando komrad, yayat, menyatakan bahwa salah satu prioritas negara bagi rakyatnya adalah keberlangsungan pendidikan bagi pemuda-pemudi indonesia

“Baru-baru ini kami di organisasi mengadakan perekrutan anggota baru yang di dominasi oleh anak-anak putus sekolah dan alhamdulillah sukses terlaksana di kota makassar”. Pungkas yayat

Tambanya, beberapa diantara mereka meluapkan ekspresinya bahwa mereka tidak melanjutkan pendidikan lantaran kondisi ekonomi yang tidak mumpuni

Kata yayat, dinas pendidikan beserta pemerintah kota tentunya harus turut andil untuk mengurai dan memecahkan permasalahan pendidikan bagi pemuda-pemudi yang putus sekolah

Komrad akan melakukan unjuk rasa di beberapa titik salah satunya adalah di depan kantor dinas pendidikan kota makassar terkait kondisi anak-anak putus sekolah

Baca juga:

Surya Paloh Tutup Rakernas di Makassar: NasDem Bidik Dominasi Politik Nasional 2029

“Yah, kami akan melakukan unjuk rasa soal anak putus sekolah. Tentunya, harapan besar kami adalah pemerintah mewujudkan pendidikan gratis”. Tutur yayat

Yayat juga mengungkapkan, jika beberapa orang diantaranya yang curhat langsung ke kami, mereka mengungkapkan bahwa sangat ingin kembali ke ranah pendidikan tetapi kondisi ekonomi yang tidak memadai

“Teman-teman yang putus sekolah tersebut masih mempunyai niat kembali berpendidikan. Makanya kami minta pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menghadirkan ujian susulan (paket A,B Dan C) secara gratis”. Ucapnya

Komrad menegaskan, bila pemerintah kota/kabupaten beserta dinas terkait tidak mewujudkan tuntutannya, Itu adalah bentuk kegagalan kinerja pemerintahan

“Tuntutan kami sederhana, Kami cuman meminta jaminan pihak terkait untuk gratiskan pendidikan dan jaminkan ujian susulan / paket tanpa pungutan biaya. Cukup teman-teman berhenti bersekolah karena biaya jangan persulit kembali soal biaya”. Tutup yayat

Baca juga:

BPK Oi Limboto Gelar Donor Darah Serentak, Wujudkan Semangat Kebangkitan Nasional Lewat Aksi Kemanusiaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *