Tangkal Kekerasan, DP3A dan 29 Lembaga Bentuk Strategi Ketahanan Keluarga

Kamis, 11 September 2025 08:23 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sukses menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Keluarga dan Lembaga Layanan dalam Menangani Isu-Isu Keluarga, Rabu (10/9/2025) di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo. Kegiatan strategis ini dihadiri perwakilan dari 29 instansi pemerintah, lembaga non-pemerintah, organisasi perempuan, dan mitra pembangunan.

Komitmen Pemerintah dalam Membangun Keluarga Berkualitas

Baca juga:

IP Expose Indonesia 2025: Indonesia Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Motor Ekonomi Kreatif Global

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam sambutan sekaligus materinya tentang “Peran Pemerintah dalam Mewujudkan Keluarga Berkualitas, Tangguh dan Responsif” menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah. “Pemerintah Provinsi Gorontalo bertekad menciptakan kebijakan dan program yang mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas, tangguh, dan responsif terhadap berbagai dinamika zaman,” ujar Wagub Idah.

“Keluarga yang tangguh merupakan fondasi bangsa yang kuat. Melalui sinergi seluruh stakeholder, kita wujudkan keluarga Gorontalo yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” tambahnya.

Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan

Dr. Yana Yanti Suleman, SH, MH, MKM, Kepala DP3A Provinsi Gorontalo, menyampaikan materi tentang peran sentral keluarga. “Keluarga adalah pilar pertama dan utama dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegas Dr. Yana. “Lingkungan keluarga yang kuat dan memahami kesetaraan gender akan melahirkan generasi yang menghargai hak-hak perempuan dan anak.”

Baca juga:

Polres Gowa Raih Juara 1 Fashion Karnaval di Event Beautiful Malino 2025

Konseling Keluarga untuk Harmonisasi Relasi

Fatmawaty A. Hatlah, Str.Keb, Konselor Keluarga, memaparkan pentingnya konseling keluarga. “Konseling keluarga merupakan sarana strategis untuk meningkatkan kualitas relasi dan pengasuhan,” jelasnya. “Melalui pendekatan konseling, keluarga dapat membangun komunikasi yang sehat dan menciptakan pola pengasuhan yang positif.”

Workshop juga menghadirkan Dr. Anik Indanvati, S.Psi., M.Pd., Psikolog yang membawakan materi “Keluarga Tangguh, Anak Bahagia: Pendekatan Psikologis terhadap Pengasuhan Positif”. Kegiatan diisi dengan diskusi interaktif yang menghasilkan berbagai rekomendasi untuk penguatan layanan keluarga di Gorontalo.

Acara ini menjadi bukti komitmen Pemprov Gorontalo dalam membangun kolaborasi multipihak untuk mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi Indonesia Maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *