Mahasiswa UNG Gelar KKN Tematik II untuk Berdayakan Desa Huidu Lewat Digitalisasi dan Pelatihan BUMDes

Jumat, 5 September 2025 16:02 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengawali program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung dari 6 Agustus hingga 21 September 2025 ini berfokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital.

Mengusung tema “Creative Innovative BUMDes Melalui Pelatihan Manajemen dan Keuangan Berbasis Kearifan Lokal Menuju Smart Village dalam Koridor Asta Cita 6,” program ini dirancang untuk menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa.

Dalam sosialisasi yang digelar, Koordinator Desa KKN UNG, [Nama Koordinator], memaparkan tiga pilar utama program mereka.

“Kami fokus pada tiga hal. Pertama, positioning BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui pelatihan manajemen. Kedua, strategi digitalisasi untuk mempromosikan potensi desa hingga ke kancah nasional dan internasional. Ketiga, transparansi keuangan melalui pelatihan akuntansi dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Penjabat Kepala Desa Huidu, Eman Sahami, menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN. Ia berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan desanya.

Baca juga:

Segarkan Struktur Kelurahan, Munafri-Aliyah Tunjukkan Komitmen Soliditas Tim

“Kami berharap program KKN ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Huidu sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ujar Eman.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku. Dalam sambutannya, Sumanti menegaskan pentingnya sinergi multipihak dalam membangun desa.

Baca juga:

Tren Positif Penanggulangan Kemiskinan di Gorontalo

“Ini merupakan implementasi konkret dari konsep Pentahelix Strategy, di mana pembangunan dirumuskan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pioneer kerja sama yang berkelanjutan untuk memandu pembangunan desa sesuai koridor Asta Cita 6,” papar Sumanti.

Kehadiran KKN Tematik UNG Tahap II ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi kemitraan nyata antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan dan mandiri.

Pewarta : Saad Sugai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *