Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Aliansi Sopir Truk Gorontalo menggeruduk halaman Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Senin (7/7/2025), sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan Zero Over Dimension Overload (ODOL) yang dinilai menyengsarakan mereka.

Massa aksi menuntut pemerintah pusat segera merevisi Pasal 277 dan 307 dalam Undang-Undang Lalu Lintas, yang dianggap membatasi tonase muatan dan berpotensi memangkas pendapatan para sopir.
“Aksi ini kami gelar untuk mendesak revisi pasal-pasal tersebut agar tidak memberatkan sopir. Kalau tonase dibatasi, otomatis penghasilan kami menurun drastis,” tegas Aprijal Rajak, Jenderal Lapangan Aksi, saat menyampaikan orasi di hadapan awak media.

Tak hanya soal ODOL, para sopir juga mengangkat isu krusial lainnya, mulai dari kelangkaan solar, minimnya perlindungan hukum, hingga desakan agar pemerintah menetapkan tarif minimum logistik guna menjamin kepastian penghasilan.
Massa menuntut agar pemerintah daerah tak tinggal diam dan segera memfasilitasi dialog terbuka dengan para sopir guna mencari solusi konkret atas berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Desakan itu akhirnya dijawab. Pemerintah daerah menyepakati akan menggelar pertemuan lanjutan dengan perwakilan sopir pada Selasa (8/7/2025), untuk membahas tuntutan secara lebih mendalam.
Aksi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah, bahwa suara dari balik kemudi tak bisa terus diabaikan.
Reporter/Wartawan : Ismail Husin