Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

Infoo24jam-Jakarta – Di tengah stigma bahwa menjadi seorang Dosen hanya mengandalkan gaji bulanan, seorang anak muda bernama Faiza Rachim (31) membuktikan sebaliknya. Selain aktif bekerja sebagai Dosen di Kampus Institut Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Farah juga sukses membangun usaha Kuliner yang kini mulai dikenal luas di kalangan pecinta kuliner.
Kesehariannya cukup padat. Di pagi hari, Farah sapaan akrabnya, menjalani tugasnya sebagai Dosen dan ibu rumah tangga yang penuh tanggung jawab. Namun selepas jam kerja, ia berubah menjadi pengusaha muda yang fokus mengelola usaha “Kuliner dengan nama Rafalima di Kota Depok”, sebuah usaha kuliner yang bergerak di bidang Pastry
“Aku percaya bahwa menjadi Dosen dan ibu rumah tangga bukan berarti tidak bisa berkembang di luar. Justru dengan disiplin yang terbentuk di lingkup Kampus, aku bisa menerapkannya dalam mengelola usaha,” ujar Farah saat diwawancarai, Selasa (2/7/2025).
Usaha yang ia rintis sejak 2015 ini berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap kuliner. Bermodal tabungan pribadi dan dukungan teman-teman, Farah mulai memasarkan kuliner buatannya secara online dan offline. Seiring waktu, usahanya berkembang hingga kerja sama dengan beberapa instansi pemerintahan dan beberapa relasi teman dekat dalam menyediakan konsumsi dari cemilan hingga makanan berat (catring)
Menurut Farah, tantangan terbesar adalah mengatur waktu apalagi menjadi seorang ibu satu anak. “Kuncinya disiplin dan tidak mengganggu pekerjaan utama sebagai Dosen dan ibu rumah tangga. Aku pastikan semua urusan kampus dan rumah tangga selesai terlebih dahulu, baru fokus ke usahaku” tambahnya.

Fenomena anak muda seperti Faiza Rachim menunjukkan wajah baru seorang Akademisi. Mereka tidak hanya berharap dari gaji bulanan sebagai dosen, tapi juga produktif secara ekonomi. Bahkan usahanya telah membuka lapangan kerja bagi empat pegawai tetap, dan beberapa pekerja lepas.
Faiza Rachim berharap, kisahnya bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya agar tidak takut menjadi kreatif dan mandiri, bahkan saat sudah berstatus sebagai Dosen dan ibu rumah tangga. tutupnya