Rumah Terbakar Saat Tidur, Cucu di Gowa Rela Luka-luka Demi Selamatkan Keluarga

Rabu, 2 Juli 2025 19:09 WITA | Lukman Hakim

GOWA, INFOO24JAM – Sebuah rumah panggung semi permanen di Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, ludes dilahap si jago merah pada Rabu (02/07/2025) dini hari.

Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik itu terjadi saat tiga orang penghuni rumah tengah tertidur pulas.

Sejumlah warga yang mengetahui adanya kebakaran ini mencoba memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun besarnya api membuat warga kesulitan melakukan pemadaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat menyala dari bagian atap rumah. Dalam hitungan menit, kobaran api tersebut membesar dan melahap seisi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu dan tripleks.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari sambungan kabel induk ke NCB meteran listrik.

Namun, di balik musibah itu, terdapat kisah heroik seorang cucu bernama Mangka (32). Ia nyaris menjadi korban setelah terjebak di dalam kamarnya saat api mulai melahap dinding dan atap.

Mangka terbangun dari tidurnya setelah merasakan panas dan berhasil menyelamatkan diri dengan cara mendobrak jendela kamarnya dan melompat keluar.

Baca juga:

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Brutal di Wongkaditi Timur, Korban Alami Delapan Luka Tusuk

Tak berhenti di situ, ia kembali naik ke rumah yang sudah dilalap api demi menyelamatkan Hafiah Dg. Kanang (75) (nenek) dan ibunya yang masih tertidur pulas.

“Ini pertama kejadiannya ada api dari atas, dari aliran listrik kayaknya. Mengalir terus dan balok-balok terbakar, jatuh di tempat tidurku. Saya sempat terkunci, jadi lompat keluar lewat jendela. Tapi saya naik lagi, karena nenekku masih di dalam. Akhirnya saya teriak-teriak sampai dia bangun dan membawanya turun.” ucap Mangka sembari memegangi tangannya yang sakit.

Baca juga:

Ditikam Lima Kali di Lapak Buah, Seorang Pria di Gorontalo Tewas, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Mangka juga mengaku tidak sempat menyelamatkan barang apapun. Bahkan, luka ringan di tangannya diduga akibat tersengat listrik atau terkena bara saat mencoba menyelamatkan anggota keluarga dan barang berharganya.

“Biar baju sepotong pun tidak ada yang bisa diselamatkan,” ucapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh bangunan rumah rata dengan tanah dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kini, para korban terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah tetangganya untuk sementara waktu. (Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *