Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

Infoo24jam.id, Jakarta – Sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah melakukan penertiban pedagang kaki lima di Jakarta, mendadak viral di media sosial. Namun, bukan sekadar penertiban yang menjadi sorotan, melainkan aksi beberapa oknum petugas yang diduga mengambil kelapa muda milik pedagang.
Video yang diunggah akun Instagram @mood.jakarta memperlihatkan sejumlah petugas Satpol PP melakukan penertiban di kawasan trotoar. Sayangnya, dalam proses tersebut, terlihat beberapa petugas mengangkut tumpukan kelapa muda milik pedagang ke luar jangkauan kamera CCTV, diduga untuk dimasukkan ke dalam kendaraan dinas mereka.
“Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan aksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar. Namun, tindakan Satpol PP yang mengambil beberapa kelapa muda dari salah satu pedagang menuai kritik tajam dari netizen,” tulis akun tersebut dalam keterangan videonya.
Rekaman tersebut menunjukkan pedagang es kelapa muda yang awalnya dengan sigap memindahkan dagangannya ke dalam toko, mencoba mengamankan barang-barangnya saat para petugas datang. Sayangnya, beberapa kelapa muda tetap diambil oleh oknum Satpol PP.
Pihak Satpol PP Buka Suara
Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswanti, angkat bicara terkait video viral tersebut. Anis menyebut, pedagang sudah berulang kali diberi peringatan agar tidak berjualan di trotoar dan di atas drainase, namun tetap membandel.
“Penertiban ini sudah sesuai prosedur. Barang dagangan yang disita bisa diambil kembali di kantor Satpol PP dengan mengikuti prosedur yang berlaku,” tegas Anis.
Netizen Ramai-Ramai Mengkritik
Meski pihak Satpol PP memberikan klarifikasi, netizen tetap melontarkan kritik pedas terhadap aksi para petugas. Beragam komentar miring pun menghiasi media sosial.
“Sama aja menghentikan perekonomian masyarakat, aduh pak,” tulis akun @rh.*.
“Mengambil kesempatan dalam kesempitan,” sindir akun @its***.
“Kayak nggak mampu beli kelapa sendiri aja pak. Malu-maluin,” ujar akun @meg***.
“Bukan penertiban tapi perampasan,” kecam akun @hen***.
Banyak pula yang menyoroti pentingnya CCTV untuk menjaga transparansi tindakan petugas. “Memang harus pasang CCTV biar tidak ada dusta di antara kita,” kata akun @the***.
Kejadian ini menambah daftar panjang kontroversi penertiban oleh Satpol PP yang kerap menuai kritik publik. Transparansi dan profesionalisme di lapangan diharapkan dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.