Reses di Rappokalling, Haji Ismail Terima Keluhan Warga Soal Air Bersih

Selasa, 11 Maret 2025 02:05 WITA | admin

MAKASSAR, INFOO24JAM.id – Masalah air bersih menjadi keluhan paling banyak yang disampaikan masyarakat kota Makassar ke Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail.

Keluhan warga itu disampaikan langsung saat menghadiri reses hari pertama Anggota DPRD Makassar Masa Sidang ke II Tahun 2024-2025, di Jalan AR Dg. Munjung Lorong 1, Senin (10/3/25).

Di lingkungan Rappokalling Kecamatan Tallo utamanya, air bersih menjadi permasalah warga dari tahun ke tahun.

Saat musim kemarau, warga bahkan kesulitan mengakses air bersih selama tiga bulan terturut-turut.

Kualitas air kadang dikeluhkan oleh masyarakat. Salah seorang perwakilan warga RW 2, Kelurahan Rappokalling, Rosmiati mengatakan bahwa masalah air bersih menjadi masalah tahunan di tempat tinggalnya.

“Sekarang lagi macet-macet, kalau bulan kemarau, kadang sampai 3 bulan air tidak mengalir, kadang juga tiba-tiba air bau got,” keluh Rosmiati.

Menanggapi keluhan warga, Ismail mengatakan telah meneruskan masalah tersebut ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Ismail menyebut, air bersih telah menjadi masalah tahunan masyarakat di utara kota Makassar.

Sebagai solusi, dalam waktu dekat, pemerintah kota Makassar akan membangun jaringan air bersih di Jalan Veteran yang nantinya mengambil air baku dari bendungan Bili-bili.

Ia menargetkan, dalam waktu dekat, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin akan melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan jaringan air tersebut.

Baca juga:

Pengendara Nekat Terobos Tenda Hajatan di Jalan Umum, Viral di Media Sosial

“Kita tunggu peletakan batu pertama, kita tunggu jadwalnya pak wali, kalau bukan bulan ini, bulan depan,” ujar Ismail.

“Jadi sumber air yang semula diambil dari Lekopancing, nah kita akan pindahkan, PDAM mengambil air dari bendungan Bili-bili, nanti jaringan di Veteran akan disambung ke wilayah Utara,” sambungnya.

Selain mendorong pengadaan jaringan air bersih, Ismail juga memfasilitasi warga Rappokalling dengan tenda dan kursi sebanyak 50 buah.

Seluruh biaya pengadaan tenda dan kursi tersebut, ia ambil dari kantong pribadinya.

Pengadaan kursi dan tenda gratis kepada warga telah menjadi janji politik Ismail saat pemilihan legislatif 2024 lalu.

Sebanyak 5 kelurahan seperti Kelurahan Rappokalling, Buloa, Tallo, Tammua, dan Timungan Lompoa telah menjadi sasaran utama pemberian tenda dan kursi gratis tersebut.

“Nah tenda dan kursi ini adalah janji saya kepada masyarakat yang memilih saya. Lima kelurahan yang paling besar suara saya akan diberikan tenda dan kursi gratis,” ucap Ismail. (**)

Baca juga:

Perempuan di Garda Depan Perubahan: FAMM Indonesia dan Leaders Institute Gelar Diskusi Hari Perempuan Internasional 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *