Dr. Irawati Abdul Lakukan Kunjungan ke Malaysia, Jajaki Kerja Sama Ekonomi Pertanian melalui Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Provinsi

Rabu, 31 Desember 2025 06:17 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, MALAYSIA — Dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Irawati Abdul, melakukan kunjungan kerja ke Malaysia dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang ekonomi pertanian. Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan Pemerintah Provinsi, guna memperkuat pengembangan ekonomi pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kegiatan penjajakan kerja sama ini difokuskan pada pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pengelolaan sektor pertanian, peningkatan nilai tambah komoditas unggulan, serta penguatan kelembagaan dan kebijakan ekonomi pertanian. Malaysia dipilih sebagai mitra karena keberhasilannya dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis inovasi, teknologi, dan kemitraan multipihak.

Dalam keterangannya, Dr. Irawati Abdul menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong pembangunan ekonomi pertanian yang inklusif.

“Kerja sama internasional di bidang ekonomi pertanian sangat penting untuk memperkaya perspektif kebijakan dan praktik pembangunan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah provinsi, hasil-hasil akademik dapat diimplementasikan secara lebih nyata untuk mendukung pengembangan sektor pertanian daerah,” ujar Dr. Irawati Abdul.

Baca juga:

Isu Mutakhir Keperempuanan: Studi Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online

Kunjungan ini juga membuka peluang kerja sama lanjutan, antara lain dalam bentuk riset bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan model kebijakan ekonomi pertanian, serta program pendampingan bagi pelaku usaha dan petani di daerah.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi menunjukkan komitmen untuk memperluas jejaring kerja sama internasional, sekaligus mendorong transformasi sektor ekonomi pertanian yang adaptif terhadap tantangan global dan kebutuhan pembangunan daerah.

Baca juga:

32 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG Tampilkan Produk dan Ide Bisnis dalam Program “Technopreneurship: Dari Kelas ke Pasar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *