Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Suasana haru dan khidmat menyelimuti perempatan Kompleks 10 November pada Senin (10/11) dini hari. Komunitas Blue Devil bersama anak-anak Kompleks 10 November menggelar pawai lilin dan orasi kebangsaan untuk mengenang jasa para pahlawan Gorontalo.
Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WITA itu diikuti oleh puluhan anak dan remaja yang menyusuri lingkungan sambil membawa lilin sebagai simbol semangat perjuangan. Pusat kegiatan dipusatkan di perempatan 10 November, sebuah lokasi yang memiliki nilai sejarah karena pernah menjadi titik gejolak pada masa perjuangan rakyat Gorontalo melawan Permesta. Jembatan di area tersebut dikenal sebagai saksi bisu gugurnya sejumlah pejuang Gorontalo.
Dalam orasi kebangsaan, para peserta diajak untuk kembali mengenang peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi di kawasan itu. Momen ini, menurut para pendamping, penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
“Kita bersyukur karena anak-anak Blue Devil dapat mengambil bagian dalam momen ini. Mereka berjalan mengelilingi kompleks dan menyalakan lilin sebagai simbol semangat perjuangan di masa depan,” ujar Muhamad Mirzan Affandi saat diwawancarai.
Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilakukan agar generasi muda memahami sejarah dan tidak melupakan pengorbanan para pahlawan. “Kami yang lebih tua selalu berusaha memberikan pengertian tentang makna hidup dan perjuangan kepada mereka,” tambahnya.
Pawai dan orasi kebangsaan tersebut mendapat perhatian positif dari warga sekitar, yang berharap tradisi mengenang Hari Pahlawan ini dapat terus berlanjut setiap tahun.
Pewarta : Saad Sugai