Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatat prestasi di bidang penelitian dan kolaborasi nasional. Tiga penelitinya ditetapkan sebagai penerima Program Fasilitasi Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Gelombang VIII Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN. PKR merupakan program strategis BRIN untuk memperkuat kontribusi riset terhadap daya saing nasional melalui kerja sama peneliti dari perguruan tinggi, BRIN, dan berbagai institusi terkait.
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, ST., MT., Ph.D., HSE., menjelaskan PKR dirancang untuk mempertemukan kekuatan riset universitas dengan pusat riset BRIN. Evaluasi dilakukan setiap tahun untuk memastikan capaian sesuai target.
“PKR adalah kerja sama antara peneliti Unhas dan BRIN. Kelompok peneliti menyusun proposal bersama pusat riset di BRIN. Topik riset harus spesifik, memiliki model yang jelas, dan berpotensi menjadi kelompok riset yang berkelanjutan,” jelas Prof. Suharman.
Tiga program kolaborasi riset yang diinisiasi peneliti Unhas dan lolos seleksi yakni:
Masing-masing program memperoleh fasilitasi dana sekitar Rp250 juta dari BRIN. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan solusi ilmiah atas berbagai tantangan bangsa, termasuk di bidang lingkungan, pangan, perikanan, dan teknologi hayati.
Capaian ini menjadi bukti kapasitas sumber daya manusia Unhas dalam mengembangkan riset kolaboratif dan strategis, sekaligus mempertegas komitmen universitas dalam mendukung pembangunan berbasis riset dan inovasi berkelanjutan.