Wagub Sulsel: Perempuan Harus Berdaya, Mandiri dan Berdaulat di Ruang Publik

Selasa, 5 Agustus 2025 09:33 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Makassar — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, menjadi narasumber utama dalam Intermediate Training (Latihan Kader II) HMI Cabang Makassar di Hotel Liberta Grand Sayang, Senin malam (4/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Perkaderan yang diikuti 98 peserta dari 30 cabang HMI se-Indonesia.

Dalam materi bertajuk “Prototipe Perempuan Sulsel: Berdaya dan Berdaulat”, Fatmawati menekankan pentingnya penguatan peran perempuan di ruang publik, khususnya di Sulawesi Selatan yang memiliki karakter budaya kuat.

“Identitas perempuan Sulsel ada pada siri’ na pacce, keberanian, dan santun. Kita punya ciri khas, yakni politik sopan santun. Itu yang selalu saya kedepankan dalam kepemimpinan,” ujarnya.

Fatmawati menceritakan perjalanannya dari Ketua PKK, Wakil Wali Kota Makassar, hingga menjadi Wakil Gubernur perempuan pertama di Sulsel. Ia mengungkapkan tantangan yang dihadapi perempuan dalam politik, seperti diskriminasi gender dan dominasi budaya patriarkal. Meski begitu, ia optimistis ruang partisipasi perempuan semakin terbuka.

“Kita sudah punya regulasi dan program yang mendukung. Banyak perempuan memimpin instansi strategis. Tinggal bagaimana kita menyiapkan kapasitas diri untuk memanfaatkan peluang itu,” jelasnya.

Baca juga:

Video Praktik Nikah di Sekolah Viral, Netizen Kritik Kegiatan Simulasi Ala Resepsi Pernikahan

Ia mendorong kader HMI, khususnya perempuan, untuk berani mengambil peran strategis. “Kenali potensi dirimu. Jangan ragu bermimpi besar dan jadi pengambil keputusan, bukan sekadar pelengkap struktur,” tegasnya.

Peserta menyambut antusias sesi ini. Rahmatila Antula dari IAIN Sultan Amai Gorontalo mengaku terinspirasi. “Speechless dari awal. Beliau sangat membumi dan menyatu dengan peserta. Sebagai perempuan, saya semakin percaya diri mengambil peran,” katanya.

Ketua HMI Cabang Makassar, Sarah Agus Salim perempuan pertama yang memimpin cabang tersebut menilai kehadiran Fatmawati sebagai afirmasi penting. “Dari sejarah Bugis-Makassar, perempuan punya peran besar. Sekarang kami melanjutkan jejak itu,” ujarnya.

Baca juga:

Borong Tiga Penghargaan Sekaligus , Makassar Jadi Kota Berprestasi di HUT Sulsel 2025

Festival Perkaderan ini menjadi momentum strategis membangun kesadaran gender di kalangan organisasi mahasiswa Islam. HMI Cabang Makassar menegaskan komitmennya mendorong kader perempuan tampil sebagai pemimpin masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *