Debt Collector Tabrak dan Dorong Pengendara Motor hingga Terjatuh ke Parit

Sabtu, 24 Mei 2025 16:37 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Kalideres (Jakarta Barat) – Sebuah video yang memperlihatkan aksi brutal diduga dilakukan oleh oknum debt collector (DC) viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pengendara motor yang ditumpangi oleh seorang ayah dan anak dihentikan secara paksa dan ditabrak oleh sejumlah pria yang diduga merupakan DC.

Peristiwa yang terekam kamera CCTV warga itu terjadi di kawasan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (22/5/2025) sekitar pukul 06.22 WIB. Salah satu akun X (Twitter) @Pai_C1 mengunggah video tersebut dan menyebut bahwa kejadian bermula saat para DC mengejar korban yang diduga menunggak pembayaran cicilan motor.

Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria menghentikan paksa sepeda motor korban. Tak lama kemudian, dua pria lain yang berboncengan motor turut memepet korban dari arah belakang. Terjadi adu mulut antara kedua belah pihak, hingga salah satu DC terlihat sengaja menabrak motor korban. Korban pun sempat turun dari kendaraan, namun langsung didorong oleh salah satu pelaku hingga terjatuh ke parit.

Baca juga:

Mahasiswa KKN-T UNG Gelar Seminar Dorong Pemberdayaan Ekonomi lewat Paving Block Plastik

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian kaki kanan. Setelah kejadian, para pelaku langsung melarikan diri saat warga mulai berdatangan ke lokasi.

Beruntung, kejadian tersebut terekam jelas melalui kamera CCTV, sehingga memudahkan pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.

Video tersebut mendapat sorotan tajam dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan para DC yang dianggap tidak manusiawi dan melanggar hukum.

“Debt collector menghentikan dan sengaja nabrak bapak pengendara Beat yang diduga nunggak cicilan. Korban terluka kakinya, DC terus kabur,” tulis akun @Pai_C1 dalam unggahannya.

Reaksi netizen pun bermunculan:

“Waduh, nggak segitunya juga kali, jangan sampai ditabrak juga,” tulis akun @bon***.

“Gila, pagi-pagi amat DC-nya udah nagih, mana langsung nabrak orang gitu, kayak begal,” ujar akun @fel***.

“Nunggak cicilan bukan alasan untuk dikejar, ditabrak, lalu ditinggal kabur. Itu bukan penagihan, itu kekerasan jalanan,” ungkap akun @roh***.

Baca juga:

Aksi Premanisme di Medan, Warga Resah

“Pihak OJK seharusnya turun tangan. Penagihan utang tidak boleh diserahkan ke pihak ketiga yang tidak berwenang, apalagi sampai menggunakan kekerasan,” tambah akun @apr***.

Warganet juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dan berharap ada tindakan tegas terhadap DC yang bertindak di luar kewenangan hukum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku. Kasus ini kembali memunculkan urgensi penataan regulasi dalam praktik penagihan utang agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *