Gara-Gara Rp2.000, Pria Ngamuk ke Pedagang Kue Pancong

Jumat, 16 Mei 2025 17:14 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, – Sebuah video viral memperlihatkan aksi seorang pria memarahi pedagang kue pancong keliling. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @medsoszone dan langsung menyita perhatian warganet.

Dalam rekaman itu, tampak seorang pria berambut gondrong meluapkan emosinya kepada pedagang kue pancong. Ia mengaku kesal karena anaknya tidak dilayani saat membeli kue seharga Rp2.000.

“Kemarin anak saya beli, kenapa tidak dilayani? Mentang-mentang cuma beli dua ribu. Pergi, lo! Jangan sampai saya acak-acak dagangan ini,” teriak pria tersebut dengan nada tinggi.

Meski pedagang telah berulang kali meminta maaf, pria itu terus melanjutkan kemarahannya dan bahkan terlihat menantang si pedagang. Seorang pria lain yang berada di lokasi, tampak berusaha menenangkan situasi.

Menurut keterangan dari pedagang, saat itu adonan kue pancong masih dalam proses persiapan, sehingga ia meminta pembeli untuk menunggu.

Lokasi pasti kejadian ini belum diketahui. Namun, video tersebut memicu beragam reaksi dari netizen.

Berikut beberapa komentar warganet yang menanggapi insiden tersebut:

Baca juga:

Insiden Kekerasan Pelatih Futsal Terhadap Siswa SD Viral, Korban Alami Cedera Parah

“Memberi contoh yang tidak baik pada anaknya,” tulis akun @ban***.

“Kita belum tahu kejelasannya. Intinya, sebagai ayah, pasti kesal juga kalau anak kita diperlakukan seperti itu,” ujar akun @m.h**.

“Memang ada pedagang yang begitu, mentang-mentang anak kecil dan belinya sedikit, tidak dilayani,” komentar akun @pra***.

“Marah-marah di depan anak, bukan contoh yang baik. Nanti kalau anak tumbuh jadi egois dan mudah emosi, jangan salahkan siapa-siapa,” tulis akun @arw***.

Baca juga:

BPS Soroti Tiga Dimensi Utama dalam Indeks Ketimpangan Gender (IKG)

“Masalah sepele saja sampai emosi begitu. Main fisik lagi. Malu dong sama rambut gondrongnya,” ungkap akun @rah***.

“Kalau enggak sabar nunggu, bikin sendiri saja di rumah,” cuit akun @kam***.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *