Ditikam Lima Kali di Lapak Buah, Seorang Pria di Gorontalo Tewas, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Sabtu, 12 April 2025 20:43 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Gorontalo Seorang pria berinisial YL (29), warga Kelurahan Tomulobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, tewas setelah ditikam lima kali oleh RM (30), warga Kecamatan Kota Tengah. Peristiwa tragis itu terjadi di sebuah lapak buah di Jalan Kalimantan, Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, pada Jumat (11/04) sekitar pukul 06.30 WITA.

Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Dr. Ade Permana, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, setelah melakukan penikaman, pelaku RM langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Kota Tengah.

“Pelaku RM menyerahkan diri tidak lama setelah kejadian,” ungkap AKP Akmal.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa berdarah itu berawal dari pesta miras yang dilakukan oleh korban, pelaku, dan beberapa saksi lainnya di rumah pemilik lapak buah. Setelah itu, mereka menuju lapak karena buah pesanan akan tiba.

Baca juga:

Munafri–Melinda Aksa Sambut Tim Kota Sehat, Tegaskan Pentingnya Lingkungan Bersih

Setibanya di lokasi, YL yang diduga dalam keadaan mabuk tiba-tiba mengamuk dan memukul beberapa orang di lapak, termasuk RM. Merasa tersulut emosi, RM lantas masuk ke dalam lapak, mengambil sebilah pisau dapur, dan menikam YL lima kali.

“Motif penikaman ini dipicu oleh emosi sesaat. Keduanya sama-sama dalam pengaruh minuman keras, dan pelaku merasa tidak terima karena dipukul tanpa alasan,” jelas AKP Akmal.

Akibat tikaman tersebut, YL mengalami tiga luka di bagian dada, satu luka di perut, dan satu luka di tangan kiri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Saat ini, pelaku RM bersama barang bukti berupa pisau dapur telah diamankan di Polresta Gorontalo Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Baca juga:

Polisi Periksa 12 Orang Terkait Kasus Kebakaran Kantor Disdik Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *