DPR

Ketua Komisi B DPRD Makassar Minta Warga Tak Takut Demo: Dulu Saya Juga Sering

Minggu, 16 Maret 2025 16:41 WITA | admin

MAKASSAR, INFOO24JAM.id – Agenda reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025 oleh ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Haji Ismail berakhir.

Reses terakhir digelar di Kelurahan Timungan Lompoa, pada Sabtu (15/03/2025) sore.

Dialog antara Haji Ismail dan warga Kelurahan Timungan Lompoa berlangsung tertib dan atraktif. Sejumlah warga menyampaikan keresahan, keluhan dan harapan kepada Haji Ismail sebagai perwakilan rakyat bagian utara kota di DPRD Makassar.

Baca juga:

Sidang Penting Bawaslu Gorontalo: Dugaan Pelanggaran TSM dalam PSU Gorontalo Utara Disidangkan

Dalam kesempatan tersebut, Haji Ismail berharap, warga tidak acuh dengan kondisi sekitar. Seluruh permasalahan yang ditemukan di sekitar Kelurahan Timungan Lompoa agar dilaporkan atau disampaikan ke DPR.

“Hubungi saya kalau ada masalah, sampaikan ke DPRD Makassar. Siapapun itu, silahkan datang ke kantor, kita terbuka untuk menerima aspirasi ta,” kata Ismail.

Bahkan dia mempersilahkan warga yang ingin melakukan aksi unjukrasa di Kantor DPRD Makassar.

“Demo ki, tidak papa. Dulu saya juga sering demo, sekarang gantian, kalian yang demo,” ujarnya.

Namun dia memberi catatan agar aksi unjukrasa yang dilakukan itu tetap dengan cara yang baik agar aspirasi peserta unjukrasa bisa diterima dengan baik.

“Tapi demo nya harus dengan cara-cara yang baik. Tidak ada kekerasan dan bakar-bakaran yang bikin orang lain terganggu,” Tambahnya.

Baca juga:

Pesawat Amfibi Mendarat di CPI, Menhub Dudy: Sulsel Buka Era Baru Transportasi Udara Laut

Dia juga meminta agar tidak ada lagi intervensi perihal pengisian jabatan strategis baik itu di tingkat Kelurahan, RT dan RW. Dia menginginkan agar sistem demokrasi berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya juga meminta agar praktek-praktek intervensi dari siapapun itu dihilangkan. Biarkan Wali Kota, Kecamatan dan Kelurahan bekerja dengan caranya masing-masing. kita ingin demokrasi kita sehat, tidak ada lagi istilah tim nya ini jadi dia yang berhak. Jangan lagi seperti itu, tidak baik,” ungkapnya.

Pernyataan itu pun disambut baik oleh peserta reses dengan memberi tepuk tangan dan beberapa orang meneriakkan kalimat dukungan seperti “Haji Ismail terbaik,”. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *