Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Bogor – Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan seorang oknum polisi patroli pengawalan (Patwal) viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang polisi diduga menendang pengendara motor hingga terjatuh ke parit di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kejadian ini berlangsung pada Jumat (14/3/2025) pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Puncak KM 81, Cisarua.
Video insiden ini diunggah oleh akun X @WagimanDeep212_ dan langsung memicu kemarahan warganet. “Detik-detik Patwal disoraki warga karena arogan menendang motor hingga masuk parit di Jalur Puncak,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.
Dalam video yang beredar, terlihat iring-iringan mobil mewah Toyota Alphard putih yang dikawal oleh oknum Patwal. Seorang petugas Patwal tampak menghentikan dan memepet seorang pengendara motor di pinggir jalan. Tanpa diduga, oknum tersebut tiba-tiba menendang pemotor hingga terperosok ke sisi jalan.
Tak berhenti di situ, seorang pria keluar dari mobil Alphard. Namun, bukannya menolong, pria tersebut justru tampak menegur pemotor yang terjatuh. Kejadian ini langsung menarik perhatian warga dan pengguna jalan lain hingga menyebabkan kemacetan. Dalam rekaman video, terdengar warga berteriak, mengecam tindakan Patwal yang dinilai arogan.
“Itu polisi ya? Arogan!” teriak seorang warga dalam video.
“Woy! Woy!” seru warga lainnya, menunjukkan kemarahan mereka.
Pria yang keluar dari Alphard sempat melihat ke arah warga yang meneriakinya. Tampak panik, ia segera kembali masuk ke mobil dan pergi meninggalkan lokasi.
Viralnya video ini memancing reaksi keras dari warganet. Banyak yang mengecam aksi Patwal tersebut dan mempertanyakan siapa sosok di dalam mobil Alphard.
“Makan dari uang pajak aja, pake tendang-tendang orang,” tulis akun @ogh***.
“Miris. Fasilitas dibeli dari uang pajak rakyat, tapi malah dipakai buat arogansi di jalan,” kata akun @sud***.
“Kalau ada kejadian serupa, mungkin bisa kali masyarakat ngumpul buat melawan oknumnya, biar nggak semena-mena,” ujar akun @jaj***.
“Siapa yang ada di dalam mobil putih itu? Ada yang tahu?” tanya akun @sin***.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Satlantas Polres Bogor, AKP R Rizky Guntama Ganda Permana, membenarkan adanya insiden itu. Ia mengonfirmasi bahwa anggota Patwal dalam video adalah bagian dari Satlantas Polres Bogor.
Namun, Rizky membantah adanya aksi tendangan seperti yang dituduhkan. Menurutnya, pemotor terjatuh karena tersenggol besi engine guard saat petugas berusaha menghentikannya.
“Anggota tersebut berinisiatif untuk memberhentikan pengendara motor dengan cara memepet. Motor tersebut tersenggol besi engine guard, hampir jatuh, tetapi tidak ditendang,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat petugas mengawal rombongan dari Puncak menuju Jakarta. Di perjalanan, seorang pengendara motor kaget saat disalip oleh petugas Brigade Motor (BM) dan secara refleks membelokkan kendaraannya, mengenai bodi mobil Alphard yang dikawal.
“Pada saat pengawalan, ada motor yang didahului kaget dan sedikit berbelok ke kanan hingga menyenggol bodi mobil,” tambahnya.
Meski demikian, pernyataan kepolisian ini masih menuai perdebatan di media sosial. Warganet tetap menyoroti sikap arogan aparat di jalan raya serta menuntut kejelasan terkait insiden tersebut. Apakah benar hanya insiden biasa atau ada unsur kesengajaan? Publik menunggu jawaban lebih lanjut.