Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

GORONTALO, INFOO24JAM.id – Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah, Balai Diklat Pengawasan Keuangan Negara (BDPKN) Bali menggelar pelatihan intensif terkait Penghitungan Kerugian Negara/Daerah bagi pegawai Inspektorat Provinsi dan Inspektorat Kota Gorontalo. Pelatihan ini resmi digelar di Aula Integritas Inspektorat Provinsi Gorontalo pada Selasa (18/2/2025).
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo, Misranda E.U Nalole yang mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, membuka acara secara resmi.
Pelatihan ini diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari pejabat fungsional Auditor dan Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan di Daerah (PPUPD). Hadir pula Inspektur Provinsi Gorontalo, Zukri Surotinojo, serta Kepala Seksi Penyelenggaraan BDPKN Bali.
Dalam sambutannya, Zukri Surotinojo menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan daerah menjadi kunci utama dalam mencegah potensi kerugian negara.
“Pelatihan ini sangat strategis dalam memperkuat pemahaman aparatur terhadap pengawasan dan penghitungan kerugian negara secara akurat serta profesional,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Misranda E.U Nalole, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis mendalam terkait metode dan prosedur penghitungan kerugian negara. Selain itu, aspek hukum dan regulasi yang mengatur proses penghitungan juga menjadi bagian penting dalam sesi pelatihan.
“Dengan meningkatnya kompetensi para peserta, diharapkan pengawasan terhadap keuangan daerah semakin optimal dan profesional, sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen BDPKN Bali dalam mendukung peningkatan kualitas pengawasan keuangan negara dan daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat transparansi serta mencegah potensi penyimpangan anggaran di tingkat daerah. (**)