Tak Pakai Helm dan Lawan Arus Dominasi Pelanggaran Operasi Patuh Otanaha 2026 di Gorontalo

Rabu, 28 Oktober 2026 09:25 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan melawan arus menjadi pelanggar yang paling banyak ditemukan Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota dalam pelaksanaan Operasi Patuh Otanaha 2026.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota, AKP Nurmaya Kasim, mengatakan pelanggaran tersebut ditemukan di sejumlah titik di Kota Gorontalo, terutama pada ruas jalan satu arah yang masih kerap dilalui pengendara dari arah berlawanan.

“Paling banyak yang kami temukan adalah pengemudi kendaraan roda dua tidak menggunakan helm. Kemudian, juga ditemukan pelanggaran melawan arus karena di beberapa titik di Kota Gorontalo terdapat jalan satu arah,” ujar Nurmaya kepada wartawan.

Operasi Patuh Otanaha 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Menurut Nurmaya, operasi tersebut mengutamakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Upaya pencegahan dilakukan melalui patroli, pengaturan, penjagaan, dan pengawalan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan kemacetan maupun pelanggaran lalu lintas.

Baca juga:

HIMAKOM UNG Gelar Aksi Berbagi Sahur, Wujud Nyata Kepedulian Mahasiswa di Kota Gorontalo

Dalam pelaksanaannya, petugas masih mengedepankan teguran secara humanis terhadap sejumlah pelanggaran. Pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm, misalnya, diminta kembali untuk mengambil helm sebelum melanjutkan perjalanan.

Adapun pengendara yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dapat dikenai penindakan berupa tilang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk pelaksanaan kemarin, kami lebih banyak mengedepankan teguran terhadap pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan,” kata Nurmaya.

Ia menjelaskan, penentuan lokasi operasi didasarkan pada pemetaan titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pengendara sekaligus menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Gorontalo.

Nurmaya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta berhati-hati selama perjalanan.

Baca juga:

Dansat Brimob Polda Sebut Sosok Komjen Pol. (Purn.) Jusuf Manggabarani Sebagai Bapak Brimob

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Gorontalo untuk mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, selalu berhati-hati di jalan, serta menghindari pelanggaran agar selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Pewarta: Saad Sugai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *