Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, KOTA GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo mendorong Bank Tabungan Negara (BTN) memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Setiatama di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Donggala. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung program BASMI sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar dan masyarakat.

Dukungan tersebut mengemuka dalam kunjungan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Gorontalo bersama Kepala Cabang BTN Gorontalo ke TPS3R Donggala, Rabu. Kunjungan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Camat Hulonthalangi, dan Lurah Donggala.
Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Sekda mendorong BTN agar menyinergikan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR) dengan sistem pengelolaan sampah yang telah dikembangkan KSM Setiatama.
BTN diketahui memiliki inisiatif CSR di bidang pengelolaan sampah. Pemerintah Kota Gorontalo berharap dukungan tersebut dapat memperkuat fasilitas dan kegiatan yang sudah berjalan di TPS3R Donggala.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah BASMI (Bawa Sampah Mulai Inspirasi), inovasi pengelolaan sampah berbasis sekolah tingkat SMP yang mulai berjalan pada 29 September 2026. Program ini mengajak siswa memilah dan menyetorkan sampah agar memiliki nilai ekonomi.
Dinas Pendidikan Kota Gorontalo mengapresiasi program tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus membantu menyediakan sumber pendanaan bagi kas organisasi siswa intra sekolah (OSIS) melalui hasil pengelolaan sampah.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup menilai keberadaan KSM Setiatama dan TPS3R Donggala turut membantu pemerintah daerah mengurangi sampah anorganik yang berpotensi menambah beban tempat pemrosesan akhir (TPA).
Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah rencana kerja sama dengan BTN. Salah satunya menjadikan TPS3R Donggala sebagai titik layanan pembukaan rekening bagi masyarakat dan pelajar yang ingin mengonversi hasil setoran sampah menjadi saldo tabungan.
Selain itu, BTN merencanakan dukungan CSR berupa pengadaan armada penjemputan sampah untuk menunjang kebutuhan operasional program. Rencana bantuan mesin pirolisis juga dibahas sebagai tindak lanjut proposal KSM Setiatama untuk mengolah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif.
Koordinator KSM Setiatama/TPS3R Donggala, Rahmat Rasyid Thalib, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurut dia, dukungan pemerintah daerah, BTN, dan instansi terkait dapat memperkuat upaya pengelolaan sampah agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelajar.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Pj. Sekda, Bank BTN, serta seluruh instansi terkait. Kolaborasi ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi bagi masyarakat dan pelajar di Kota Gorontalo,” kata Rahmat.
Meski demikian, rencana pengadaan armada penjemputan sampah dan mesin pirolisis masih perlu ditindaklanjuti melalui proses koordinasi dan realisasi dukungan dari pihak terkait.
Pewarta: Saad Sugai