Wali Kota Makassar Dukung Pembangunan Gedung Serbaguna Gereja, Tekankan Pentingnya Toleransi

Senin, 8 September 2025 08:19 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama di kota tersebut. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar Tengah, di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, pada Minggu (7/9/2025).

“Kota Makassar adalah rumah besar bagi semua agama. Karena itu, semangat toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika harus tetap dijaga oleh seluruh masyarakat,” ujar Munafri.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan mempermudah proses perizinan pembangunan rumah ibadah, asalkan seluruh persyaratan yang berlaku telah terpenuhi.

“Inilah tugas Wali Kota, seorang pemimpin bukan hanya milik sebagian kelompok, tetapi milik semuanya. Pemimpin harus mampu mengayomi seluruh kebutuhan umat beragama,” tegasnya.

Baca juga:

Menko Perekonomian Saksikan Akad Massal 800 Ribu Debitur KUR di Monumen Mandala

Munafri menilai pembangunan gedung serbaguna tersebut merupakan langkah positif. Gedung itu nantinya tidak hanya akan digunakan untuk kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pendidikan karakter bagi anak-anak muda jemaat.

“Ini adalah bagian penting dalam membangun pondasi keumatan yang kuat. Apalagi di tengah derasnya arus media sosial, kita butuh benteng agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh infiltrasi negatif dari luar,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan nilai-nilai agama sejak dini. Menurutnya, banyak orang cerdas secara akademik, namun sering kali melupakan nilai etika dan keagamaan.

Baca juga:

Tak Mau Ada Siswa Terlantar, Pemkot Makassar Dorong Pemerataan Kuota Sekolah

“Kita sering marah kalau anak tidak ranking satu, tapi kadang lupa, apakah mereka masih cinta rumah ibadahnya, apakah mereka masih mau membaca kitab sucinya. Inilah yang harus kita perhatikan bersama,” tambah Munafri.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Munafri menyumbangkan 100 sak semen untuk tahap awal pembangunan. “Karena saya dulu bekerja di pabrik semen, jadi saya kirimkan semen 100 sak. Target kita, gedung ini selesai tidak lebih dari satu tahun,” ujarnya disambut tepuk tangan jemaat.

Acara peletakan batu pertama ditutup dengan ceremony yang dilakukan secara berturut-turut oleh Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah IV Gereja Toraja serta pimpinan Majelis Gereja Toraja Jemaat Masale.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *