Berbagi Sembako Di HUT RI Ke-80. Komrad, Ini Kritikan Terhadap Pemerintah

Senin, 18 Agustus 2025 06:16 WITA | Lukman Hakim

INFOO24JAM.ID,-MAKASSAR- Komite rakyat demokratik atau komrad melakukan aksi longmarch di sepanjang jalan A.P Pettarani Makassar. Minggu, (17 Agustus 2025).

Terlihat sejumlah massa menggunakan seragam serba hitam sembari mengibarkan bendera merah hitam dan membagikan selebaran tuntutan kepada pengguna jalan.

Rian, ketua komando komrad, mengatakan aksi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh organisasi masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Komite rakyat demokratik (komrad)

“Longmarch ini adalah kegiatan rutin kami di komrad yang di barengi dengan membagi sejumlah sembako kepada warga kota makassar”. Kata rian

Kata rian, hampir semua warga melakukan perayaan atau pesta rakyat untuk memperingati hari kemerdekaan republik indonesia, Namun kami memilih untuk longmarch sembari berbagi sembako

“Kami melakukan longmarch dan berbagi sembako sebagai bentuk kritikan kepada pemerintah.17 agustus kami anggap bukan untuk perayaan melainkan untuk refleksi dan evaluasi kinerja pemerintahan.”. Tegasnya

Terpantau, massa komrad menyasar tukang bentor, ojol dan dan beberapa orang lainnya yang di lalui untuk diberikan sembako

Selain itu, aksi longmarch ini juga membagikan selebaran yang bertuliskan lawan perusak lingkungan dan meminta pemprov sulsel dan pemkot Makassar untuk memenuhi minimal 30 persen ruang terbuka hijau di perkotaan

Baca juga:

Mahasiswa KKN UNG Ubah Limbah Batok Kelapa Jadi Produk Ekonomi Kreatif

Disamping itu juga ketua komando komrad, juga menyoroti maraknya pemasangan spanduk di pepohonan dengan cara memaku serta pemasangan bendera partai politik di pot jln poros pettarani Makassar.

“Hingga kini masih banyak spanduk yang terpaku di pohon, dan beberapa waktu lalu bendera pari politik mewarnai pot tanaman di jln pettarani makassar yang kami nilai merusak tatanan lingkungan dan kota”. Ucap rian

Baca juga:

Di Tengah Konflik Global, Bakastra HIPMI Sulsel Bahas Risiko dan Peluang Ekonomi 2026

Kami tentunya berharap di moment ini, agar pemkot makassar dan jajaran maupun Pemprov sulsel untuk melakukan penindakan terhadap perusak lingkungan hidup seperti jalur hijau kota dan lainnya.

Menjelang pukul 06.00 wita, mereka kembali menuju fly over kota makassar dan menegaskan bahwa pemkot makassar tidak tutup telinga terhadap tuntutan yang mereka sampaikan

“Kami berharap agar pemkot makassar dan dinas terkait untuk tidak tutup mata dan telinga terhadap tuntutan kami.”tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *