Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID,-Makassar – Semangat penguatan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih digaungkan langsung oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia, Sambiyo, saat berkunjung ke Kantor Wilayah KemenHAM Sulawesi Selatan, Rabu (6/8).
Dalam pengarahan yang berlangsung di Aula Pancasila, Sambiyo menegaskan bahwa pengawasan internal bukan sekadar fungsi audit, tetapi juga bagian penting dalam membangun budaya kerja positif dan menjaga marwah institusi.
“Inspektorat Jenderal hadir bukan hanya untuk memeriksa, tapi juga memberikan jaminan dan konsultasi agar pengelolaan risiko, sistem pengendalian internal, dan tata kelola pemerintahan berjalan efektif,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Koordinasi Pengawasan Wilayah Indonesia Tengah yang digelar Inspektorat Wilayah I selama lima hari. Dalam sesi arahannya, Sambiyo juga mengupas dasar pembentukan KemenHAM, serta menekankan penerapan nilai transparansi dan akuntabilitas sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Menteri HAM, Natalius Pigai.
Permenham Nomor 1 Tahun 2024, lanjut Sambiyo, telah mengatur secara jelas tugas dan fungsi Inspektorat Jenderal melalui mekanisme audit, reviu, evaluasi, hingga pemantauan kinerja dan keuangan.
“Pengawasan harus menjadi bagian dari proses pembangunan organisasi. Mari kita jadikan ini budaya kerja yang melekat demi pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sambiyo juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meng-upgrade kapasitas diri agar siap menghadapi tantangan ke depan.
Kepala Kanwil KemenHAM Sulsel, Daniel Rumsowek, menyambut positif arahan tersebut dan menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung pengawasan internal yang terbuka dan kolaboratif.
“Masukan dan pembinaan seperti ini sangat penting bagi kami untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Daniel.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mendiskusikan strategi penguatan kinerja melalui pengawasan internal yang lebih efektif. (Ichal)