Kasus Bibit Kakao Mencuat, Aliansi Pemuda–Mahasiswa Desak Tipikor Segera Tetapkan Tersangka

Rabu, 10 Desember 2025 09:53 WITA | Lukman Hakim

INFOO24JAM-MAKASSAR,- Dugaan penyelewengan distribusi bibit kakao di Kabupaten Bulukumba kembali mencuat ke publik.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (09/12/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi 2025.

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bernada protes, salah satunya bertuliskan “Polres Bulukumba Tak Berdaya, Desak Propam Polda Sulsel Periksa Polres Bulukumba”.

Aksi ini menjadi sorotan karena menyoroti lambannya penanganan dugaan korupsi yang dinilai merugikan petani kakao di Bulukumba.

Koordinator lapangan, Impi Puto Sambu, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar seremonial peringatan Hari Anti Korupsi, melainkan bentuk desakan nyata agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas.

“Unjuk rasa kami ini memperingati Hari Anti Korupsi 2025 sekaligus menyuarakan aspirasi langsung terkait dugaan penyelewengan distribusi bibit kakao di Bulukumba,” ujar Impi dalam orasinya.

Impi juga menegaskan dirinya merupakan warga asli Bulukumba yang memiliki hak hukum dan moral untuk menjaga nama baik daerahnya dari praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik.

Baca juga:

HMI KOMDAK : Isu Lingkungan Wajib Disampaikan di semua ruang Perkaderan HMI

“Kami terpanggil karena ini menyangkut masa depan petani dan citra Bulukumba. Jangan sampai ada pembiaran terhadap dugaan permainan dalam distribusi bibit kakao,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung aman dan tertib. Tidak terlihat adanya gesekan antara massa aksi dan aparat pengamanan.

Menurut Impi, ketertiban tersebut sengaja dijaga untuk menunjukkan bahwa aksi demonstrasi tidak selalu identik dengan kericuhan.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa demo juga bisa berjalan damai dan beretika,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bulukumba menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas sebagai bentuk efek jera bagi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Dalam penutup orasinya, Impi menyampaikan ultimatum kepada Kapolda Sulawesi Selatan agar segera mengambil langkah tegas atas laporan yang dinilai stagnan.

Baca juga:

DPRD Kota Gorontalo Dukung Pembangunan Infrastruktur dan Waspadai Potensi Pemotongan Dana Transfer

“Hari ini kami peringatkan Kapolda Sulsel untuk tegak lurus dalam penegakan hukum dan menindak tegas anggotanya yang bisa saja ‘masuk angin’ dalam penanganan perkara ini,” tegasnya.

Menjelang waktu magrib, massa aksi membubarkan diri dengan tertib sambil meneriakkan tuntutan agar Kanit Tipidkor Polres Bulukumba dicopot serta mendesak penangkapan pihak penyedia dan oknum kepala desa yang diduga terlibat dalam permainan distribusi bibit kakao di Bulukumba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *