Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan suara generasi muda yang mencakup sekitar 50% dari total pemilih nasional akan menjadi penentu arah bangsa. Untuk itu, partisipasi aktif mereka dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan berintegritas dinilai krusial.

Pernyataan ini disampaikan Bagja dalam Dialog dan Penguatan Kelembagaan bertajuk “Pemilih Pemula: Partisipasi Aktif Kawal Demokrasi, Jujur dan Berintegritas” pada kegiatan Peran Saka Nasional 2025, di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (7/11/2025).
“Suara generasi muda adalah penentu arah bangsa. Karena itu, partisipasi aktif mereka dalam menjaga demokrasi yang jujur dan berintegritas menjadi sangat penting,” ujarnya.
Bagja juga menekankan tanggung jawab moral pemilih muda sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi. Ia mengingatkan agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh politik uang maupun penyebaran hoaks yang marak menjelang pemilu.
“Pemilih muda harus menjadi penjaga moral demokrasi, tidak tergoda oleh politik uang, dan tidak ikut menyebarkan hoaks yang dapat merusak proses demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bagja mendorong anak muda untuk menjadi penggerak utama dalam pengawasan partisipatif. Kekuatan media sosial dan komunitas, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai demokrasi yang bersih.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan pesan positif, untuk mengajak teman-teman lain berpartisipasi dalam mengawasi jalannya pemilu,” imbaunya.
Usai menyampaikan materi, Bagja didampingi jajaran Bawaslu Provinsi Gorontalo meninjau stand Bawaslu dalam acara tersebut. Kehadiran ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam memperkuat pendidikan politik dan mendorong partisipasi aktif generasi muda.